Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 3 Mar 2026 15:01 WITA ·

LearningRoom dan Disdik Batola Evaluasi Program untuk 8.713 Siswa Aktif dan Rencana Student English Fest 2026


LearningRoom dan Disdik Batola Evaluasi Program untuk 8.713 Siswa Aktif dan Rencana Student English Fest 2026 Perbesar

Disdik Batola menggelar evaluasi program pembelajaran LearningRoom bersama 40 guru SMP, termasuk penanganan kendala jaringan melalui fitur offline, serta rencana pemberian sertifikasi internasional kepada guru, dan agenda pelaksanaan Student English Fest di bulan Mei mendatang.

Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala (Disdik Batola) bersama tim LearningRoom menggelar Evaluasi Pelaksanaan Program dan Pelatihan Teknis Penggunaan Media Pembelajaran Digital Bahasa Inggris di Aula Serba Guna Disdik Batola, Kamis (13/02/2026). Kegiatan yang diikuti oleh 40 guru Bahasa Inggris SMP se-Kabupaten Batola ini menjadi momentum mematangkan digitalisasi pembelajaran di daerah.

Kepala Disdik Batola, Mas Aryansyah, S.ST., M.Kom., menegaskan komitmennya mendorong guru agar adaptif terhadap teknologi.

“Guru Bahasa Inggris di Batola harus menjadi garda terdepan dalam pemanfaatan teknologi. Program LearningRoom ini bukan sekadar alat, tetapi jembatan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujarnya.

Momen ini juga menandai pengimplementasian untuk 62 sekolah SMP se-Kabupaten Batola, atau sebanyak 8.713 siswa aktif mulai menggunakan platform pembelajaran LearningRoom. Angka yang menunjukkan tingginya antusiasme dunia pendidikan Batola dalam mengadopsi teknologi pembelajaran berbasis digital.

Dalam sesi evaluasi, para guru memberikan masukan terkait kendala jaringan di sekolah pinggiran. Menanggapi hal ini, tim LearningRoom telah menyediakan fitur akses offline untuk guru dan murid, sehingga proses pembelajaran tetap lancar tanpa tergantung koneksi internet.

Pada kesempatan yang sama, Disdik Batola mengumumkan program sertifikasi internasional Bahasa Inggris gratis menggunakan platform English Score (by British Council), mitra resmi LearningRoom, untuk meningkatkan kompetensi guru. Selain itu, Disdik juga menginformasikan rencana Barito Kuala Student English Fest yang akan digelar pada Mei 2026 sebagai ajang unjuk kebolehan siswa dalam berbahasa Inggris.

“Barito Kuala Student English Fest adalah puncak dari program ini. Kami ingin menunjukkan bahwa guru dan siswa Batola siap bersaing secara global,” pungkas Mas Aryansyah.

Dengan evaluasi berkelanjutan dan solusi teknis adaptif, Disdik Batola dan LearningRoom optimistis menciptakan ekosistem pembelajaran digital yang inklusif dan bermutu di Kabupaten Barito Kuala.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 901 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Waskita Beton Precast Matangkan Kesiapan Gedung Baru Jurusan Kesehatan POLTERA, Ditargetkan Rampung Akhir Agustus 2026

13 Agustus 2026 - 19:01 WITA

Film ‘Baby Udon’ Rilis Trailer dan Poster Resmi, Angkat Kisah Nyata Viral Perjuangan Cinta Fanny Kondoh dan Mendiang Suami

13 Agustus 2026 - 18:38 WITA

VRITIMES Hadirkan Solusi SEO, AIO, dan Brand Awareness di IBW 2026

13 Agustus 2026 - 17:28 WITA

VRITIMES Dorong Inovasi Brand Awareness, SEO, dan AIO Perusahaan Melalui Kehadirannya di INTI Asia 2026

13 Agustus 2026 - 17:25 WITA

IDX, BRIDS, dan IIX Perkuat Ekosistem Obligasi Tematik untuk Mengembangkan Potensi Pasar Senilai Rp7.800 Triliun

13 Agustus 2026 - 16:33 WITA

Rayakan Kemerdekaan di Menara Jakarta dengan Promo 17•8•45

13 Agustus 2026 - 16:18 WITA

Trending di Bisnis