Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 3 Mar 2026 14:16 WITA ·

Pelindo Multi Terminal Perluas Dampak Ekonomi Lokal lewat Program UMKM Kedelai


Pelindo Multi Terminal Perluas Dampak Ekonomi Lokal lewat Program UMKM Kedelai Perbesar

Surabaya, Maret 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bidang operasional terminal nonpetikemas, terus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekitar Terminal Teluk Lamong melalui program pembinaan UMKM pengolahan kedelai.

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan bersama FKS Group ini sebelumnya telah mendampingi kelompok masyarakat di wilayah Tambak Sarioso, Tambak Osowilangon, Romokalisari, dan Karangkiring.

Melalui pelatihan pembuatan tempe dan produk turunan kedelai, penguatan manajemen usaha, hingga dukungan pemasaran, kelompok binaan berhasil mengembangkan usaha rumahan yang menambah pendapatan keluarga.

SVP Sekretaris Perusahaan Pelindo Multi Terminal, Finan Syaifullah, menyampaikan bahwa program ini dirancang berbasis keberlanjutan dan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin UMKM binaan tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga berkembang dan naik kelas. Karena itu, pendampingan dilakukan secara terstruktur, termasuk penguatan kualitas produk dan akses pasar,” ujarnya.

Keberhasilan tahap pertama mendorong Pelindo Multi Terminal dan FKS Group melanjutkan Program Kolaborasi UMKM Pengolahan Kedelai Tahap II pada tahun ini. Program lanjutan telah dimulai dengan rangkaian sosialisasi di Surabaya dan Gresik yang diikuti sekitar 200 peserta yang dilaksanakan pada Februari lalu, mencakup pelaku usaha dan calon binaan baru.

“Pada tahap kedua ini, kami memperkuat model pembinaan dengan menyiapkan UMKM binaan yang sukses sebagai tenaga pelatih (trainer) bagi peserta baru. Pendekatan ini diharapkan menciptakan efek berganda (multiplier effect) serta memperluas dampak ekonomi di sekitar wilayah operasional,” terang Finan.

Selain sosialisasi, kegiatan juga meliputi kunjungan lapangan dan pendampingan intensif untuk memastikan peningkatan kualitas produksi, inovasi produk turunan seperti tempe, susu kedelai, tempe mendoan, dan keripik tempe, serta penguatan tata kelola usaha.

Finan menegaskan bahwa inovasi sosial menjadi inti program TJSL perusahaan.

“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Pelindo Multi Terminal membawa manfaat sosial yang inklusif. Program ini menunjukkan bagaimana pendekatan ekonomi sirkular mampu memperkuat pendapatan masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujar Finan.

Ditegaskan Finan, program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung prinsip Envireomental, Social, and Governance (ESG) dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan pemberdayaan masyarakat pesisir.

Desi, salah satu pelaku UMKM kedelai yang telah berhasil, menambahkan bahwa kunci keberhasilan mereka tidak hanya terletak pada semangat, tetapi juga pada dukungan dari Pelindo Multi Terminal dan FKS berupa pendampingan intensif. “Proses trial and error yang dibimbing oleh tenaga ahli serta konsultasi secara rutin dengan pendamping sangat membantu, terutama saat mereka menghadapi keterbatasan dalam berinovasi”, ujar Desi.

Melalui kolaborasi berkelanjutan ini, Pelindo Multi Terminal berharap semakin banyak UMKM tempe di Teluk Lamong yang mandiri, produktif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sekitar pelabuhan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 932 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Waskita Beton Precast Matangkan Kesiapan Gedung Baru Jurusan Kesehatan POLTERA, Ditargetkan Rampung Akhir Agustus 2026

13 Agustus 2026 - 19:01 WITA

Film ‘Baby Udon’ Rilis Trailer dan Poster Resmi, Angkat Kisah Nyata Viral Perjuangan Cinta Fanny Kondoh dan Mendiang Suami

13 Agustus 2026 - 18:38 WITA

VRITIMES Hadirkan Solusi SEO, AIO, dan Brand Awareness di IBW 2026

13 Agustus 2026 - 17:28 WITA

VRITIMES Dorong Inovasi Brand Awareness, SEO, dan AIO Perusahaan Melalui Kehadirannya di INTI Asia 2026

13 Agustus 2026 - 17:25 WITA

IDX, BRIDS, dan IIX Perkuat Ekosistem Obligasi Tematik untuk Mengembangkan Potensi Pasar Senilai Rp7.800 Triliun

13 Agustus 2026 - 16:33 WITA

Rayakan Kemerdekaan di Menara Jakarta dengan Promo 17•8•45

13 Agustus 2026 - 16:18 WITA

Trending di Bisnis