Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Internasional · 24 Feb 2026 23:12 WITA ·

GMIJ Betlehem Oarai dan GMIST Teken MoU Kerja Sama Pelayanan


GMIJ Betlehem Oarai dan GMIST Teken MoU Kerja Sama Pelayanan Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com – Di Jepang, telah dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Gereja Masehi Injili Jepang Jemaat Betlehem Oarai (GMIJ) dan Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud (GMIST), (24/02/2026)

Penandatanganan tersebut berlangsung dalam rangkaian ibadah jemaat yang penuh sukacita dan rasa syukur.

Dari pihak GMIJ, penandatanganan dilakukan oleh Penatua Johny Galak, sementara dari pihak GMIST diwakili oleh Ketua Umum Sinode, Welman Boba. Kerja sama ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan jemaat, khususnya bagi warga gereja yang berada di Jepang.

Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari relasi yang telah terjalin sebelumnya. Sejak tahun 2024, GMIST telah mengutus Yurico Paulus untuk melayani jemaat GMIJ di Oarai. Kehadiran utusan tersebut menjadi bagian dari komitmen GMIST dalam mendukung pelayanan bagi warga gereja di perantauan.

GMIJ sendiri merupakan persekutuan yang terbentuk sejak Oktober 1999. Anggotanya berasal dari berbagai pulau di Indonesia, dengan mayoritas dari Sulawesi Utara. Sebagian besar jemaat bekerja di sektor industri perikanan serta berbagai bidang pekerjaan lainnya di Jepang.

Selain agenda penandatanganan MoU, Ketua Umum Sinode GMIST juga memimpin ibadah syukur Tulude dan Kuncikan serta turut menuntun jalannya pesta adat Tulude. Ibadah syukur tersebut berlangsung meriah dan sarat makna budaya, ditandai dengan penampilan tari perang Salo serta Cakalele/Kabasaran.

Nyanyian-nyanyian daerah Minahasa dan Sangihe pun silih berganti mengiringi suasana ibadah, mempererat kebersamaan dan memperkokoh identitas iman serta budaya jemaat di tanah rantau.

Dalam sambutannya, Pdt. Dr. Welman Boba menyampaikan bahwa penandatanganan MoU ini bukan sekadar dokumen administratif, melainkan wujud nyata komitmen gereja dalam menghadirkan pelayanan yang berkelanjutan bagi jemaat di luar negeri.

“Kami menyadari bahwa warga GMIST yang berada di Jepang membutuhkan pendampingan rohani yang kuat. Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan pelayanan berjalan lebih terarah, teratur, dan menjawab kebutuhan nyata jemaat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa GMIST akan terus membuka ruang kolaborasi demi memperkuat persekutuan lintas wilayah dan bangsa. “Gereja harus hadir di mana pun umat berada. Ini adalah bagian dari panggilan misi gereja,” tambahnya.

Sementara itu, Penatua Johny Galak menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian GMIST terhadap jemaat di Oarai. Menurutnya, MoU ini memberikan kepastian dan penguatan bagi pelayanan yang selama ini telah berjalan.

“Kami bersyukur karena GMIST memberi dukungan penuh bagi pelayanan di GMIJ. Ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus bertumbuh dalam iman, menjaga kebersamaan, dan menjadi berkat di tengah masyarakat Jepang,” ungkapnya.

Penandatanganan MoU ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara GMIJ dan GMIST serta memperkuat pelayanan bagi jemaat Indonesia di Jepang, khususnya di Oarai dan sekitarnya. (Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Peduli Sosial, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Hadirkan Program Berbagi Takjil di 178 SPBU Selama Ramadan

27 Februari 2026 - 23:39 WITA

Ekonomi Sangihe Alami Kontraksi 7, 39 Persen di Triwulan I 2025

26 Februari 2026 - 12:17 WITA

Kursi Panas Sekda Sangihe: Siapa yang Layak?

26 Februari 2026 - 00:20 WITA

Thungari Perjuangkan Krisis Listrik Dapat 25 Miliar Dari PT PLN

26 Februari 2026 - 00:14 WITA

Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Manado Berlakukan Penyesuain Dan Perubahan Jam Kerja Selama Bulan Ramadhan 2026

25 Februari 2026 - 13:45 WITA

Camat Makaminan Gercep Perbaiki Jalan Rusak di Kampung Barangka

25 Februari 2026 - 13:33 WITA

Trending di Sangihe