Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 27 Feb 2026 14:44 WITA ·

BRI Finance Jaga Momentum Pembiayaan Motor Premium di Tengah Dinamika Pasar


BRI Finance Jaga Momentum Pembiayaan Motor Premium di Tengah Dinamika Pasar Perbesar

Jakarta, 28 Februari 2026 – Berakhirnya program insentif kendaraan motor listrik pada Desember 2025 menjadi salah satu dinamika kebijakan yang turut diperhatikan pelaku industri pembiayaan nasional. Penyesuaian harga yang terjadi di pasar sebagai konsekuensi kebijakan tersebut berpotensi mempengaruhi preferensi dan daya beli masyarakat, sekaligus mempengaruhi laju pertumbuhan pembiayaan di segmen kendaraan listrik.

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) dalam beberapa tahun terakhir secara aktif mengembangkan segmen pembiayaan kendaraan listrik dengan berbagai skema dan program kompetitif sebagai bagian dari dukungan terhadap pertumbuhan ekosistem EV di Indonesia. Upaya ini mencerminkan respons perseroan terhadap tren adopsi kendaraan listrik yang terus meningkat.

Menanggapi situasi saat ini, Direktur BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan bahwa penghentian insentif memang berpotensi menahan minat masyarakat dalam jangka pendek akibat kenaikan harga kendaraan listrik. Meski demikian, ia menegaskan bahwa struktur portofolio perseroan tetap berada dalam kondisi solid dan terkendali.

“Hingga Januari 2026, pembiayaan motor listrik menyumbang lebih dari 10% terhadap total pembiayaan sepeda motor BRI Finance. Namun secara keseluruhan, segmen ini belum menjadi kontributor utama dalam portofolio pembiayaan konsumer perusahaan. Dengan demikian, dampak kebijakan ini terhadap kesehatan portofolio relatif terbatas. Kami melihat potensi pertumbuhan kendaraan listrik tetap terbuka dalam jangka menengah dan panjang, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kendaraan yang efisien dan ramah lingkungan,” ujar Wahyudi.

Sebagai bagian dari strategi menjaga pertumbuhan pembiayaan roda dua secara berkelanjutan, BRI Finance menghadirkan program pembiayaan Motor Baru Premium dengan bunga mulai dari 0,7% per bulan melalui skema ADDM (Angsuran Dibayar di Muka). Program ini dirancang untuk memberikan struktur pembiayaan yang kompetitif dan fleksibel, sekaligus mengoptimalkan daya beli masyarakat, khususnya pada segmen motor premium yang permintaannya tetap menunjukkan tren stabil.

Di sisi lain, BRI Finance juga terus memperkuat sinergi dengan dealer dan produsen otomotif melalui partisipasi aktif dalam berbagai pameran serta inisiatif promosi bersama. Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi perseroan dalam menjaga kualitas pertumbuhan pembiayaan yang sehat, terukur, dan berkelanjutan di tengah dinamika pasar yang terus berkembang.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 965 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mitra10 Resmikan Gerai Ke-61 di Bandung, Perluas Akses Solusi Home Improvement

13 Agustus 2026 - 22:25 WITA

Banyak Orang Salah Fokus Saat Memilih Motor, Padahal Fitur Ini yang Dipakai Hampir Setiap Hari

13 Agustus 2026 - 21:51 WITA

Waskita Beton Precast Matangkan Kesiapan Gedung Baru Jurusan Kesehatan POLTERA, Ditargetkan Rampung Akhir Agustus 2026

13 Agustus 2026 - 19:01 WITA

Film ‘Baby Udon’ Rilis Trailer dan Poster Resmi, Angkat Kisah Nyata Viral Perjuangan Cinta Fanny Kondoh dan Mendiang Suami

13 Agustus 2026 - 18:38 WITA

VRITIMES Hadirkan Solusi SEO, AIO, dan Brand Awareness di IBW 2026

13 Agustus 2026 - 17:28 WITA

VRITIMES Dorong Inovasi Brand Awareness, SEO, dan AIO Perusahaan Melalui Kehadirannya di INTI Asia 2026

13 Agustus 2026 - 17:25 WITA

Trending di Bisnis