Sulutnews.com Bengkulu Selatan – pada akhir tahun 2025 yang lalu pemerintah desa Padang Nibung kecamatan bungamas melaporkan realisasi dana desanya, hal yang aneh terjadi saat pemerintah desa Padang ibung dalam hal ini sekdes Padang Nibung Cecep menyerahkan laporan pertanggung jawaban, namun pada pelaporannya sempat menyerahkan kelebihan anggaran laporan dari dana yang di terima hingga 40jt rupiah.
Laporan tersebut di tolak oleh pihak BPKAD kabupaten Bengkulu Selatan atas dasar tidak nyambung dengan dana yang di terima, sebab kelebihan tersebut dari mana dapatnya ujar pihak BPKAD Bengkulu Selatan dan memerintahkan untuk memeriksa kembali laporannya dan menyesuaikan dengan dana yang masuk.
Belum di ketahui apa saja pelaporan yang di buang untuk menyesuaikan angka tersebut oleh pihak pemerintah desa, namun akhirnya kembali melaporkan pertanggung jawaban realisasi dana desanya sesuai dengan dana yang di terima hingga 100%.
Terpisah sekdes desa Padang Nibung Cecep saat di temui media ini mengakui adanya kegiatan yang belum direalisasikan, sementara laporan pertanggung jawaban yang dimasukkan sudah seratus persen, oleh sebab itu kegiatan yang belum di laksanakan sesuai pernyataan sekdes jelas SPJ nya belum ada namun bagaimana bisa pelaporan seratus persen.
Arif salah satu penggiat di kabupaten Bengkulu Selatan menyatakan bagaimana bisa pemerintah desa Padang Nibung laporkan realisasi dana desanya hingga seratus persen apabila realisasi dana desanya masih menyisakan satu kegiatan yang belum di laksanakan.
Lebih lanjut Arif menyatakan atas adanya kejadian ini patut kita menduga terjadi SPJ fiktif dengan apa yang di laporkan oleh pemerintah desa Padang Nibung, hal itu jelas dari pengakuan sekdes Padang Nibung Cecep serta kasi perencanaan yang menyatakan bahwa masih adanya kegiatan yang belum di realisasikan.
Oleh sebab itu kita berharap pihak terkait dapat melakukan audit di desa Padang Nibung, jangan sampai terjadi tebang pilih. Baru baru ini kita telah menyaksikan ketegasan pihak terkait dalam memproses desa bandar agung maka kita juga berharap hal yang sama di lakukan di desa Padang Nibung, ujar Arif. (JN)





