Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 23 Feb 2026 09:33 WITA ·

Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I Regional 2 Siapkan Restorasi 14.000 Hektare Pascabencana Pasirlangu


Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I Regional 2 Siapkan Restorasi 14.000 Hektare Pascabencana Pasirlangu Perbesar

BANDUNG BARAT — Duka mendalam menyelimuti lereng perbukitan Cisarua setelah hujan deras memicu pergerakan tanah di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, pada Sabtu (24/1) dini hari. Tragedi tanah longsor yang berdampak pada 113 jiwa tersebut menjadi pengingat akan kerentanan ekosistem di wilayah Jawa Barat.

Merespons bencana itu, Holding Perkebunan Nusantara melalui entitasnya, PTPN I Regional 2, bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan. Selain menyalurkan bantuan darurat kepada para penyintas, perusahaan juga menyiapkan langkah strategis berupa restorasi lahan seluas 14.000 hektare sebagai upaya mitigasi jangka panjang guna mencegah bencana serupa di masa mendatang.

Manajemen memandang bahwa pemulihan kondisi sosial masyarakat dan keselamatan ekologi merupakan prioritas utama yang melampaui batas operasional perusahaan.

Region Head PTPN I Regional 2, Desmanto, turun langsung ke lokasi pengungsian pada Senin (26/1) untuk memastikan distribusi logistik berupa bahan pangan, susu, selimut, serta kebutuhan harian menjangkau masyarakat terdampak.

“Kami hadir tidak hanya untuk berbagi beban di masa sulit, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki harapan untuk bangkit. Namun, kepedulian kemanusiaan harus beriringan dengan perbaikan ekosistem,” ujar Desmanto dalam keterangannya, Senin (26/1).

Menurut Desmanto, bencana ini menjadi momentum evaluasi terhadap tata kelola lahan di wilayah dengan topografi ekstrem. PTPN I Regional 2 kini bersinergi dengan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) dan Danantara untuk menginisiasi langkah preventif yang lebih komprehensif. “Fokus kami kini diarahkan pada mitigasi jangka panjang melalui rencana restorasi lahan seluas 14.000 hektar di wilayah Jawa Barat,” tambahnya.

Dalam program tersebut, lahan yang saat ini didominasi tanaman sayuran semusim akan dikonversi secara bertahap menjadi area perkebunan permanen. PTPN I akan menanam komoditas teh, kopi, serta pohon kayu tahunan dengan struktur perakaran kuat guna memperkuat daya cengkeram tanah di lereng curam dan berfungsi sebagai penyangga alami stabilitas lahan.

“Restorasi ini adalah investasi keselamatan. Dengan perakaran tanaman tahunan yang dalam, kita membangun pertahanan alami demi keselamatan generasi mendatang,” jelas Desmanto.

Strategi pemulihan ekosistem tersebut dirancang secara inklusif dengan melibatkan masyarakat lokal sebagai bagian dari solusi. Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I Regional 2 berkomitmen memberdayakan warga sekitar sebagai tenaga kerja aktif dalam program reboisasi dan pengelolaan kebun berkelanjutan.

Melalui kolaborasi penghijauan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, diharapkan tercipta keseimbangan baru antara keselamatan lingkungan dan keberlanjutan usaha perkebunan nasional di Jawa Barat. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Holding Perkebunan Nusantara dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan pengelolaan lingkungan berbasis prinsip keberlanjutan (sustainability).

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Dorong Kedaulatan Emas Nasional

15 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Apakah AI yang Semakin Kuat Selalu Lebih Baik? Studi tentang Batas Human-AI Collaboration dalam Co-Creation Iklan Generative AI

15 Agustus 2026 - 16:49 WITA

Iklan E-Commerce Indonesia Boros tapi Tidak Konversi? Tigo AI Menggerakkan Jutaan Kreator Biasa agar Setiap Rupiah Anggaran Terlihat Hasilnya

15 Agustus 2026 - 16:35 WITA

PURANA Mengobarkan Gerakan Kebanggaan Nasional Ekonomi Sirkular “Renjana Perca” di Grand Indonesia: Merayakan 17 Tahun Kolaborasi dan Kemerdekaan Berkarya Seniman Indonesia

15 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Dari Udara ke Lapangan, Polda NTT Gerak Cepat Tangani Gempa Flores, Evakuasi, Buka Akses, hingga Pastikan Bantuan Tiba

15 Agustus 2026 - 15:22 WITA

Transformasi Tata Kelola, Presiden Puji Langkah PT Timah Tertibkan Tambang Ilegal dan Perbaikan Kinerja

15 Agustus 2026 - 13:01 WITA

Trending di Bisnis