Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 19 Feb 2026 00:00 WITA ·

Teknologi LiDAR Zenmuse L3: Pemetaan Presisi di Area Perkebunan Berkanopi Lebat


Teknologi LiDAR Zenmuse L3: Pemetaan Presisi di Area Perkebunan Berkanopi Lebat Perbesar

Pengelolaan perkebunan skala luas memerlukan data topografi yang akurat untuk memahami kondisi kontur dan permukaan tanah. Namun, area dengan kanopi pohon yang lebat sering menjadi tantangan dalam proses pemetaan, karena metode berbasis visual tidak selalu mampu merekam permukaan tanah secara menyeluruh.

DJI Matrice 400 yang digunakan bersama sensor Zenmuse L3 menghadirkan kemampuan pemindaian LiDAR untuk menghasilkan koordinat permukaan tanah secara detail, termasuk pada area yang tertutup vegetasi rapat. Teknologi LiDAR memungkinkan pantulan sinyal mencapai permukaan tanah melalui celah kanopi, sehingga data elevasi dan kontur dapat diperoleh dengan tingkat presisi yang konsisten.

Point cloud yang dihasilkan kemudian dapat diproses menjadi model elevasi dan representasi tiga dimensi permukaan lahan. Data ini dapat digunakan sebagai dasar analisis topografi, termasuk untuk memahami arah aliran air, kondisi kontur lahan, serta perencanaan teknis lainnya sesuai kebutuhan operasional perkebunan.

Kemampuan akuisisi data di bawah kanopi menjadi salah satu nilai utama Zenmuse L3, terutama pada area dengan tutupan vegetasi tinggi yang sebelumnya sulit dipetakan secara akurat. Integrasi dengan DJI Matrice 400 juga mendukung stabilitas penerbangan dan efisiensi pengumpulan data di area yang luas.

“Data topografi yang lebih representatif mendukung industri perkebunan untuk mendapatkan gambaran kondisi lahan yang lebih komprehensif,” ujar Halo Robotics.

Penggunaan Zenmuse L3 bersama DJI Matrice 400 menunjukkan bagaimana teknologi LiDAR terus meningkatkan standar pemetaan topografi di sektor perkebunan, dengan hasil yang lebih akurat dan konsisten dibanding metode konvensional.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Merajut Ulang Keadilan Sosial: IHDC Lanjutkan Seri Diskusi Publik “Ideologi Kesehatan Indonesia” Bersama Prof. Nila Moeloek dan Pakar Lintas Sektor

15 Agustus 2026 - 22:15 WITA

Presiden Prabowo Dorong Kedaulatan Emas Nasional

15 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Apakah AI yang Semakin Kuat Selalu Lebih Baik? Studi tentang Batas Human-AI Collaboration dalam Co-Creation Iklan Generative AI

15 Agustus 2026 - 16:49 WITA

Iklan E-Commerce Indonesia Boros tapi Tidak Konversi? Tigo AI Menggerakkan Jutaan Kreator Biasa agar Setiap Rupiah Anggaran Terlihat Hasilnya

15 Agustus 2026 - 16:35 WITA

PURANA Mengobarkan Gerakan Kebanggaan Nasional Ekonomi Sirkular “Renjana Perca” di Grand Indonesia: Merayakan 17 Tahun Kolaborasi dan Kemerdekaan Berkarya Seniman Indonesia

15 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Dari Udara ke Lapangan, Polda NTT Gerak Cepat Tangani Gempa Flores, Evakuasi, Buka Akses, hingga Pastikan Bantuan Tiba

15 Agustus 2026 - 15:22 WITA

Trending di Bisnis