Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 18 Feb 2026 16:27 WITA ·

Inspeksi Pipa Migas Berbasis Drone dengan Sniffer4D


Inspeksi Pipa Migas Berbasis Drone dengan Sniffer4D Perbesar

Inspeksi pipa di sektor minyak dan gas memerlukan sistem pemantauan yang mampu mendeteksi potensi kebocoran gas secara presisi tanpa meningkatkan risiko terhadap personel lapangan.

Metode manual sering menghadapi tantangan dalam menjangkau jalur pipa yang panjang, area terpencil, serta lingkungan dengan paparan gas berbahaya seperti CH4, H2S, dan senyawa volatil lainnya.

Sniffer4D Nano 2+ Multi-Gas dari Soarability hadir sebagai sistem sensor berbasis drone yang dirancang untuk mendukung inspeksi gas dan partikulat dari udara secara akurat dan terukur. Perangkat ini memiliki lima internal slot yang dapat dikonfigurasi dengan modul sensor sesuai kebutuhan operasional. Integrasi dengan drone DJI Enterprise seperti Matrice 4 Series, Matrice 400, serta DJI Dock 3 mendukung pelaksanaan inspeksi secara efisien, termasuk untuk operasi otomatis dan pemantauan berkala.

Sensor Multi-Gas dan Partikulat

Sniffer4D Nano 2+ mendukung berbagai modul sensor berbasis electrochemistry, PID, dan light scattering. Pilihan modul mencakup PM 1.0, PM 2.5, PM 10, serta TSP atau PM 100 untuk pemantauan partikulat. Untuk gas, tersedia modul O3, NO2, O3 + NO2, CO, H2S, NH3, SO2, HCHO, TVOC, serta Odor dengan satuan OU. Setiap modul memiliki rentang pengukuran dan sensitivitas yang berbeda sesuai kebutuhan aplikasi industri.

Data hasil pengukuran ditampilkan secara real-time melalui DJI Pilot dan DJI FlightHub 2, kemudian divisualisasikan menggunakan AIRINS.ai dalam bentuk peta dua dimensi, tiga dimensi, serta interpolasi distribusi konsentrasi gas. Setelah misi selesai, sistem secara otomatis menghasilkan laporan dalam format PDF atau CSV untuk kebutuhan dokumentasi dan analisis lebih lanjut.

“Inspeksi gas berbasis drone mendukung peningkatan standar keselamatan dan efisiensi operasional di fasilitas migas. Informasi yang diperoleh memberikan dasar yang kuat untuk tindakan mitigasi yang lebih cepat dan terukur,” ujar Halo Robotics, distributor Sniffer4D di Indonesia.

Dengan fleksibilitas konfigurasi hingga lima modul sensor dalam satu perangkat, Sniffer4D Nano 2+ menjadi solusi inspeksi pipa migas yang aman, efisien, dan akurat untuk mendukung kebutuhan pemantauan gas di lingkungan industri berisiko tinggi.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Merajut Ulang Keadilan Sosial: IHDC Lanjutkan Seri Diskusi Publik “Ideologi Kesehatan Indonesia” Bersama Prof. Nila Moeloek dan Pakar Lintas Sektor

15 Agustus 2026 - 22:15 WITA

Presiden Prabowo Dorong Kedaulatan Emas Nasional

15 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Apakah AI yang Semakin Kuat Selalu Lebih Baik? Studi tentang Batas Human-AI Collaboration dalam Co-Creation Iklan Generative AI

15 Agustus 2026 - 16:49 WITA

Iklan E-Commerce Indonesia Boros tapi Tidak Konversi? Tigo AI Menggerakkan Jutaan Kreator Biasa agar Setiap Rupiah Anggaran Terlihat Hasilnya

15 Agustus 2026 - 16:35 WITA

PURANA Mengobarkan Gerakan Kebanggaan Nasional Ekonomi Sirkular “Renjana Perca” di Grand Indonesia: Merayakan 17 Tahun Kolaborasi dan Kemerdekaan Berkarya Seniman Indonesia

15 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Dari Udara ke Lapangan, Polda NTT Gerak Cepat Tangani Gempa Flores, Evakuasi, Buka Akses, hingga Pastikan Bantuan Tiba

15 Agustus 2026 - 15:22 WITA

Trending di Bisnis