Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 29 Jan 2026 16:59 WITA ·

Manajemen KAI Daop 4 Pastikan Awak KA Menoreh Korban Temperan di Cirebon Mendapatkan Penanganan Medis dengan Baik


Manajemen KAI Daop 4 Pastikan Awak KA Menoreh Korban Temperan di Cirebon Mendapatkan Penanganan Medis dengan Baik Perbesar

KAI Daop 4 Semarang dipimpin oleh Deputy Daop 4 Teguh Triyono melakukan kunjungan dan penjengukan kepada Masinis dan Asisten Masinis KA Menoreh yang mengalami musibah ditemper oleh sebuah truck di wilayah Cirebon beberapa waktu lalu saat menjalankan tugas.

KAI Daop 4 Semarang dipimpin oleh Deputy Daop 4 Teguh Triyono melakukan kunjungan dan penjengukan kepada Masinis dan Asisten Masinis KA Menoreh yang mengalami musibah ditemper oleh sebuah truck di wilayah Cirebon beberapa waktu lalu saat menjalankan tugas.

Awak KA atas nama Linda Fahrul dan Sujud Santoso merupakan Masinis dan Asisten Masinis yang berkedudukan di Daop 4 Semarang tepatnya UPT Crew KA Semarang Poncol. Keduanya adalah korban dari truk yang menemper KA 177B Menoreh pada Rabu, 21 Januari 2026 lalu.

Begitu kejadian Masinis dan Asisten Masinis yang mengalami luka-luka langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan, perawatan serta pendampingan lanjutan sesuai standar yang berlaku.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk perhatian dan tanggung jawab perusahaan terhadap keselamatan serta kondisi kesehatan awak sarana.

“Kunjungan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kehadiran manajemen dalam memastikan awak KA yang terdampak mendapatkan penanganan medis yang optimal serta dukungan moril dari perusahaan. Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses perawatan dan pendampingan berjalan sesuai standar, sehingga awak sarana dapat fokus pada pemulihan,” kata Luqman.

KAI Daop 4 Semarang secara aktif memantau perkembangan kondisi kesehatan awak KA serta memastikan seluruh prosedur penanganan berjalan optimal. Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan guna mendukung proses pemulihan awak sarana.

Luqman menyampaikan bahwa keselamatan dan kesehatan insan KAI juga menjadi prioritas utama perusahaan. Oleh karenanya, KAI Daop 4 Semarang akan terus memberikan pendampingan medis, dukungan moril, serta memastikan hak-hak awak KA terpenuhi selama masa pemulihan, sekaligus memperkuat upaya keselamatan perjalanan kereta api.

“Kami berharap kedua awak KA yang menjadi korban dapat segera pulih dan kembali beraktivitas dengan baik. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kepatuhan terhadap aturan keselamatan di perlintasan sebidang. KAI Daop 4 Semarang mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran dan disiplin demi keselamatan bersama,” tutup Luqman.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 964 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gedung Baru Kedutaan Besar India di Jakarta Akan Mulai Beroperasi September, Tandai Babak Baru Hubungan Bilateral

16 Agustus 2026 - 20:35 WITA

Kedutaan Besar India Rayakan Hari Kemerdekaan India ke-80 di Jakarta dengan Pengibaran Bendera, Pertunjukan Budaya, dan Momentum Baru Hubungan Bilateral

16 Agustus 2026 - 20:16 WITA

Dukung Kawasan Hijau, Pelindo Tanam 600 Pohon di Coastal Area Karimun

16 Agustus 2026 - 19:41 WITA

Perkuat Sektor E-KYC, Api.co.id Rilis API Dukcapil Check dan NPWP Check

16 Agustus 2026 - 15:32 WITA

Dukung Pertamina Patra Niaga, Elnusa Petrofin Percepat Distribusi Energi Pascabencana Gempa Nusa Tenggara Timur

16 Agustus 2026 - 15:25 WITA

AI Ubah Lanskap Pemasaran Digital Indonesia, Tigo AI Tawarkan Model Terintegrasi untuk Brand hingga UMKM

16 Agustus 2026 - 14:16 WITA

Trending di Bisnis