Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 27 Jan 2026 17:08 WITA ·

Tinjau Banjir Bekasi, Menteri PU Dody Hanggodo Pastikan Penanganan Terpadu Hulu–Hilir dan Kerahkan Pompa Mobile


Tinjau Banjir Bekasi, Menteri PU Dody Hanggodo Pastikan Penanganan Terpadu Hulu–Hilir dan Kerahkan Pompa Mobile Perbesar

BEKASI, 27 Januari 2026 – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (24/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, Menteri Dody menekankan pentingnya percepatan penanganan banjir melalui pendekatan teknis yang menyeluruh serta sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah.

Kunjungan ini merupakan
respons cepat Kementerian PU terhadap genangan air yang masih merendam wilayah
tersebut dengan ketinggian bervariasi antara 40 cm hingga 1,5 meter.

Desain Teknis dan
Sinergi Lintas Sektor

Menteri Dody menegaskan
bahwa penanganan banjir di Kabupaten Bekasi tidak dapat dilakukan secara
parsial atau instan. Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air
(Ditjen SDA) telah menyusun desain teknis penanganan yang akan menjadi acuan kerja
jangka panjang.

“Penanganan banjir di
Bekasi ini membutuhkan penyelesaian persoalan lahan serta sinergi kewenangan
antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah
Kabupaten Bekasi,” ujar Menteri Dody di sela-sela peninjauan.

Ia menambahkan, desain
teknis yang telah disiapkan Ditjen SDA perlu segera dibahas bersama Pemerintah
Kabupaten Bekasi dan Provinsi Jawa Barat, mengingat terdapat beberapa titik
krusial yang memerlukan pembebasan lahan.

“Jika hingga Mei–Juni
terdapat perkembangan signifikan, termasuk penambahan akses dan kesiapan
daerah, maka kami akan mematangkan langkah lanjutan untuk dilaporkan kepada
Bapak Presiden,” terangnya.

Revitalisasi Menyeluruh
Sungai CBL

Terkait kondisi Sungai
Cikarang Bekasi Laut (CBL), Menteri PU menyoroti bahwa pelebaran sungai saja
tidak cukup untuk mengatasi masalah banjir tahunan. Diperlukan pendekatan
terintegrasi yang mencakup pengelolaan aliran dari hulu ke hilir, pengendalian
sedimentasi, pengamanan bantaran sungai, serta integrasi dengan sistem drainase
kawasan.

“Kementerian PU tidak
dapat bekerja sendiri dalam menyelesaikan persoalan banjir Bekasi. Diperlukan
koordinasi erat dengan pemerintah daerah, baik Kabupaten Bekasi maupun
Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” tandas Menteri Dody.

Gerak Cepat Tanggap
Darurat: Pengerahan Pompa Mobile

Sebagai bentuk kerja nyata
dalam penanganan darurat, Kementerian PU melalui Balai Besar Wilayah Sungai
Ciliwung Cisadane (BBWS CC) telah bergerak cepat mengatasi banjir di wilayah
Jabodetabek. Sejak 22 Januari 2026, sejumlah unit pompa mobile telah
dikerahkan untuk mempercepat surutnya genangan di berbagai titik vital.

Sebaran lokasi operasional
pompa mobile tersebut meliputi:

·        
Wilayah
Bekasi:
Mustika
Wanasari Cibitung (1 unit), Pondok Timur Mas (1 unit), Perum Jatibening Permai
(2 unit), Perumahan IKIP (1 unit).

·        
Wilayah
Jakarta & Tangerang:

Jalan DI Panjaitan Cawang (1 unit), Cililitan (1 unit), Hutan Kemayoran (1
unit), Maharta (2 unit), Pinang Griya (1 unit), Pintu Air Mookervart (1 unit),
Jalan Daan Mogot KM 13 (1 unit), dan Kembangan Utara (1 unit).

Langkah taktis ini
diharapkan dapat meminimalisir dampak banjir bagi masyarakat sembari menunggu
realisasi solusi teknis permanen yang sedang dimatangkan oleh Kementerian PU
bersama pemerintah daerah.

Program kerja ini
merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan
ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 958 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gedung Baru Kedutaan Besar India di Jakarta Akan Mulai Beroperasi September, Tandai Babak Baru Hubungan Bilateral

16 Agustus 2026 - 20:35 WITA

Kedutaan Besar India Rayakan Hari Kemerdekaan India ke-80 di Jakarta dengan Pengibaran Bendera, Pertunjukan Budaya, dan Momentum Baru Hubungan Bilateral

16 Agustus 2026 - 20:16 WITA

Dukung Kawasan Hijau, Pelindo Tanam 600 Pohon di Coastal Area Karimun

16 Agustus 2026 - 19:41 WITA

Perkuat Sektor E-KYC, Api.co.id Rilis API Dukcapil Check dan NPWP Check

16 Agustus 2026 - 15:32 WITA

Dukung Pertamina Patra Niaga, Elnusa Petrofin Percepat Distribusi Energi Pascabencana Gempa Nusa Tenggara Timur

16 Agustus 2026 - 15:25 WITA

AI Ubah Lanskap Pemasaran Digital Indonesia, Tigo AI Tawarkan Model Terintegrasi untuk Brand hingga UMKM

16 Agustus 2026 - 14:16 WITA

Trending di Bisnis