Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 21 Jan 2026 15:39 WITA ·

Pin Prioritas LRT Jabodebek Jadi Instrumen Atur Hak Pengguna Rentan di Ruang Publik


Pin Prioritas LRT Jabodebek Jadi Instrumen Atur Hak Pengguna Rentan di Ruang Publik Perbesar

KAI memperkenalkan program pin prioritas untuk pengguna LRT Jabodebek dengan kebutuhan khusus, seperti ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas, untuk meningkatkan layanan yang lebih inklusif.

PT Kereta Api Indonesia menerapkan program pin bagi pengguna LRT Jabodebek sebagai bagian dari penguatan layanan transportasi publik yang inklusif. Pin ini digunakan sebagai penanda hak prioritas bagi pengguna dengan kebutuhan tertentu, tidak hanya untuk tempat duduk, tetapi juga dalam akses ruang, antrean, dan interaksi di dalam kereta.

Sejak diperkenalkan pada 12 Januari 2026, program tersebut mulai digunakan secara aktif oleh masyarakat. Dalam periode 12–20 Januari 2026, tercatat 179 pin prioritas telah dimanfaatkan pengguna LRT Jabodebek, terdiri dari 97 ibu hamil, 2 pendamping balita, 14 lansia, dan 66 penyandang disabilitas.

Data tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan layanan prioritas hadir secara nyata dalam perjalanan harian pengguna LRT Jabodebek, seiring meningkatnya intensitas mobilitas perkotaan yang mempertemukan pengguna dengan kondisi fisik dan kebutuhan yang beragam dalam satu ruang perjalanan.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa pin prioritas berfungsi sebagai penanda non-verbal untuk mengatur interaksi sosial pada transportasi publik. Hal ini juga mencerminkan karakter LRT Jabodebek sebagai transportasi publik yang digunakan bersama oleh pengguna dengan kondisi yang beragam.

“Transportasi publik adalah ruang bersama. Dalam kondisi padat, perbedaan kebutuhan sering kali sulit dikenali dan bisa memicu ketidaknyamanan. Pin menjadi alat bantu sederhana agar kebutuhan prioritas tersebut dapat dikenali secara lebih jelas oleh sesama pengguna dan petugas,” ujarnya.

KAI mengimbau masyarakat untuk menggunakan pin prioritas sesuai peruntukannya serta memberikan ruang kepada pengguna dengan kebutuhan khusus. Keberhasilan sistem transportasi publik tidak hanya ditentukan oleh sarana dan prasarana, tetapi juga oleh kesadaran kolektif pengguna dalam berbagi ruang secara tertib dan saling menghormati.

Program pin prioritas ini menjadi bagian dari upaya KAI dalam menghadirkan layanan LRT Jabodebek yang inklusif, tertib, dan ramah bagi semua kalangan, baik pengguna reguler maupun pengguna prioritas, seiring meningkatnya peran transportasi publik sebagai tulang punggung mobilitas masyarakat Jabodebek.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 905 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menuju Top 20 TIC Global, SUCOFINDO Perluas Kolaborasi Internasional dengan China Quality Certification Centre

18 Agustus 2026 - 00:06 WITA

MEDIA ALERT: RECAP OF YESTERDAY’S HIGHLIGHTS — PURANA 17: RENJANA PERCA

17 Agustus 2026 - 23:16 WITA

Ketika Pasar Bergejolak: Membaca Pola Emas dan IHSG dari Tiga Krisis Besar

17 Agustus 2026 - 21:48 WITA

Hadapi Volatilitas, Valbury Soroti Strategi Kombinasi Komoditas dan Saham Global untuk Investor Domestik

17 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Valbury Bagikan Panduan Menyusun Watchlist Saham Global secara Terstruktur

17 Agustus 2026 - 21:29 WITA

Valbury Bagikan Panduan Menyusun Watchlist Saham Global secara Terstruktur

17 Agustus 2026 - 21:29 WITA

Trending di Bisnis