Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 14 Jan 2026 14:38 WITA ·

Penghubung Utama Trans Jawa, Ruas Batang–Semarang Dorong Pengembangan Kawasan Industri di Jawa Tengah


Penghubung Utama Trans Jawa, Ruas Batang–Semarang Dorong Pengembangan Kawasan Industri di Jawa Tengah Perbesar

Semarang (14/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan bahwa Jalan Tol Batang–Semarang merupakan salah satu koridor strategis Trans Jawa yang berperan penting dalam mendukung konektivitas wilayah Jawa Tengah sekaligus mendorong pertumbuhan kawasan industri di wilayah tersebut. Dengan panjang ruas sekitar 75 kilometer, jalan tol ini menjadi penghubung utama pergerakan orang dan barang dari barat ke timur Pulau Jawa.

Sebagai bagian dari dukungan terhadap program Pemerintah dalam memperkuat perekonomian nasional, JTT mencatat telah beroperasinya Simpang Susun Kawasan Industri Batang sebagai akses langsung yang menghubungkan Jalan Tol Batang–Semarang dengan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Kehadiran akses ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik investasi, mempercepat distribusi logistik, serta membuka peluang penciptaan lapangan kerja baru di wilayah Jawa Tengah.

Jalan Tol Batang–Semarang merupakan bagian integral dari jaringan Jalan Tol Trans Jawa yang menghubungkan tiga wilayah utama di Provinsi Jawa Tengah, yakni Kota Semarang, Kabupaten Kendal, dan Kabupaten Batang. Ruas ini terkoneksi langsung dengan Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C di sisi timur serta Jalan Tol Pemalang–Batang di sisi barat, sehingga membentuk koridor transportasi yang berkesinambungan.

Dalam mendukung kelancaran mobilitas dan pelayanan kepada pengguna jalan, saat ini telah beroperasi enam gerbang tol di Ruas Batang–Semarang, yaitu Gerbang Tol Kalikangkung, Kaliwungu, Kendal, Weleri, KIT Batang dan Kandeman. Selain itu, tersedia empat lokasi Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di KM 360 B, KM 379 A, KM 389 B, dan KM 391 A yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang keselamatan dan kenyamanan perjalanan.

Berbagai layanan pendukung juga disiagakan di sepanjang ruas ini, antara lain Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), ATM, taman bermain dan fasilitas ramah difabel di rest area, hotel di rest area 379, layanan derek gratis 24 jam hingga gerbang tol terdekat, pemantauan CCTV, serta penyampaian informasi kondisi lalu lintas secara real-time melalui Dynamic Message Sign (DMS).

VP Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan bahwa Jalan Tol Batang–Semarang dihadirkan tidak hanya sebagai penghubung wilayah, tetapi juga sebagai bagian dari upaya mendekatkan manfaat infrastruktur kepada masyarakat. “Jalan Tol Batang–Semarang kami hadirkan untuk memudahkan pergerakan masyarakat, mempercepat distribusi barang, dan membuka peluang tumbuhnya aktivitas ekonomi di Jawa Tengah. Dengan konektivitas yang semakin baik, kami berharap jalan tol ini dapat menjadi penggerak bagi kawasan industri, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan dampak positif yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar,” ujar Ria.

Kehadiran Jalan Tol Batang–Semarang memberikan dampak nyata bagi pengguna jalan melalui peningkatan konektivitas antarwilayah dan efisiensi waktu tempuh. Perjalanan dari Kabupaten Batang menuju Kota Semarang maupun sebaliknya dapat ditempuh sekitar satu jam lebih cepat dibandingkan jalur non-tol, sehingga mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

Lebih lanjut, JTT menilai keberadaan ruas tol ini turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi regional Jawa Tengah melalui penciptaan peluang usaha baru, dukungan terhadap sektor pariwisata, serta pengurangan beban lalu lintas di jalan nasional. Dengan demikian, Jalan Tol Batang–Semarang tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur transportasi, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan wilayah yang berkelanjutan.

Informasi lalu lintas jalan tol di jaringan Jasa Marga Group dapat diakses melalui One Call Center 24 jam di nomor 14080 serta aplikasi Travoy untuk pengguna iOS dan Android.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 947 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

18 Agustus 2026 - 16:00 WITA

BINUS @Malang Perkuat Kolaborasi dengan Orang Tua melalui Parents Day BINUSIAN B2030

18 Agustus 2026 - 15:44 WITA

Dari Ruang Kelas ke Pelabuhan, Pelindo Multi Terminal Inspirasi Generasi Muda

18 Agustus 2026 - 14:50 WITA

Cara Top Up Token HoK Tercepat di GAMEZI

18 Agustus 2026 - 14:38 WITA

KAI Bandara Hadirkan Promo “Bayar Tiket Cuma 81%” Sambut HUT ke-81 RI

18 Agustus 2026 - 13:45 WITA

Rekomendasi Motor Matic untuk Harian, Pilihan Stylish dengan Fitur Modern Mulai Rp20 Jutaan

18 Agustus 2026 - 13:09 WITA

Trending di Bisnis