Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 13 Jan 2026 16:39 WITA ·

KAI Lakukan Penyempitan Perlintasan Sebidang di JPL 73 Weleri untuk Tingkatkan Keselamatan


KAI Lakukan Penyempitan Perlintasan Sebidang di JPL 73 Weleri untuk Tingkatkan Keselamatan Perbesar

Dalam upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus menekan risiko kecelakaan lalu lintas, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang melaksanakan pematokan dan penyempitan perlintasan sebidang di JPL 73, Desa Payung, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, tepatnya di Km 41+0/1 petak jalan antara Stasiun Weleri–Stasiun Krengseng.

Dalam upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus menekan risiko kecelakaan lalu lintas, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang melaksanakan pematokan dan penyempitan perlintasan sebidang di JPL 73, Desa Payung, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, tepatnya di Km 41+0/1 petak jalan antara Stasiun Weleri–Stasiun Krengseng.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa penyempitan perlintasan ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang serta meminimalisir potensi kecelakaan bagi pengguna jalan umum.

“Keberadaan perlintasan sebidang masih menjadi tantangan besar, terutama dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang harus melintasi jalur kereta api. Oleh karena itu, langkah penyempitan ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk menekan risiko kecelakaan,” jelas Luqman.

Sebelum pelaksanaan penyempitan perlintasan, KAI Daop 4 Semarang telah melakukan koordinasi dan komunikasi intensif dengan pemerintah daerah setempat, Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal, serta masyarakat sekitar, guna memastikan kegiatan berjalan lancar dan mendapat dukungan dari seluruh pihak terkait.

“Dalam kesempatan ini, kami juga melakukan sosialisasi serta mengimbau para pengguna jalan agar menggunakan perlintasan sebidang resmi terdekat yang telah dilengkapi palang pintu dan petugas jaga, demi keselamatan bersama,” tambahnya.

KAI terus berkomitmen menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api, khususnya di perlintasan sebidang yang memiliki tingkat risiko tinggi. Penyempitan perlintasan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi warga.

“Keselamatan di perlintasan sebidang hanya dapat terwujud jika seluruh unsur, baik pemerintah, stakeholder terkait, maupun masyarakat, memiliki kepedulian yang sama. Dengan sinergi bersama, keselamatan di perlintasan sebidang maupun sepanjang jalur kereta api dapat tercipta secara berkelanjutan,” tutup Luqman.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 1,021 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Godrej dan Childcare di Tempat Kerja: Ketika Dukungan bagi Perempuan Menjadi Strategi Bisnis

19 Agustus 2026 - 16:44 WITA

FLOQ Hadirkan Program Community Bus, Bawa Komunitas Kripto ke Coinfest Asia 2026 di Bali

19 Agustus 2026 - 15:06 WITA

Dari ONDC ke ION: Tokoh dan Gagasan di Balik Perjalanan India Menuju Kemandirian

19 Agustus 2026 - 14:42 WITA

Motor dengan Bagasi Besar, Kenapa Semakin Banyak Dicari?

19 Agustus 2026 - 14:25 WITA

NOVOTEL SINGAPORE ROBERTSON QUAY RESMI BUKA

19 Agustus 2026 - 13:58 WITA

UPH Festival 2026 Ditutup dengan Pesan bagi Mahasiswa Baru untuk Menemukan Tujuan, Menjalani Panggilan, dan Membawa Dampak

19 Agustus 2026 - 13:53 WITA

Trending di Bisnis