Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 12 Jan 2026 20:20 WITA ·

Selama Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Daop 2 Bandung Amankan 273 Barang Tertinggal Pelanggan


Selama Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Daop 2 Bandung Amankan 273 Barang Tertinggal Pelanggan Perbesar

Bandung – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat keberhasilan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan pelanggan selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Selama 18 hari pelaksanaan Angkutan Nataru, KAI Daop 2 Bandung berhasil mengamankan sebanyak 273 barang tertinggal milik pelanggan yang ditemukan di dalam rangkaian kereta api maupun di stasiun-stasiun wilayah Daop 2 Bandung.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa keberhasilan pengamanan barang tertinggal ini merupakan hasil kesiapsiagaan seluruh petugas di lapangan. “Selama masa Angkutan Nataru dengan volume pelanggan yang tinggi, petugas KAI Daop 2 Bandung tetap siaga dalam memberikan pelayanan terbaik, termasuk dalam mengamankan barang-barang yang tertinggal agar dapat kembali kepada pemiliknya,” ujar Kuswardojo.

Dari jumlah tersebut, total estimasi nilai barang tertinggal mencapai Rp182.781.000,-. Barang-barang yang berhasil diamankan terbagi ke dalam dua kategori, yaitu barang berharga dan barang biasa.

Untuk kategori barang berharga, barang yang paling banyak ditemukan antara lain: Laptop, Hand phone, Dompet, iPad, Jam tangan, Smartwatch, Tablet, Earphone, dan Power bank. Sementara itu, kategori barang biasa yang turut diamankan meliputi: Topi, Buku, Tumbler, Helm, Jaket, Kacamata, Sandal, dan Sepatu

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 200 barang belum diambil oleh pemiliknya dan masih tersimpan dengan aman di Pos Pengamanan Stasiun Bandung, Stasiun Kiaracondong, dan Stasiun Banjar. Seluruh barang tersebut dijaga sesuai dengan prosedur standar pengamanan KAI guna memastikan keamanan serta keutuhan barang pelanggan.

Lebih lanjut Kuswardojo mengimbau kepada seluruh pelanggan agar selalu waspada dan memperhatikan barang bawaannya selama berada di kereta maupun di area stasiun. “Namun apabila pelanggan mengalami kehilangan barang, kami memastikan seluruh proses penanganan Lost and Found dilakukan secara profesional dan transparan,” tambahnya.

KAI Daop 2 Bandung mengimbau pelanggan yang merasa kehilangan barang selama menggunakan layanan kereta api untuk segera melapor dan melakukan pengambilan barang melalui mekanisme Lost and Found. Pelanggan dapat mendatangi langsung Pos Pengamanan di stasiun terkait dengan membawa identitas diri dan bukti pendukung kepemilikan barang, atau melaporkan kehilangan melalui petugas stasiun serta melalui layanan pelanggan di KAI 121.

KAI Daop 2 Bandung terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan demi terciptanya perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan, khususnya selama masa angkutan dengan mobilitas tinggi seperti Angkutan Nataru.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 944 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Cara Mengatur Jadwal Pembayaran Tagihan Rumah Tangga

19 Agustus 2026 - 17:44 WITA

Godrej dan Childcare di Tempat Kerja: Ketika Dukungan bagi Perempuan Menjadi Strategi Bisnis

19 Agustus 2026 - 16:44 WITA

FLOQ Hadirkan Program Community Bus, Bawa Komunitas Kripto ke Coinfest Asia 2026 di Bali

19 Agustus 2026 - 15:06 WITA

Dari ONDC ke ION: Tokoh dan Gagasan di Balik Perjalanan India Menuju Kemandirian

19 Agustus 2026 - 14:42 WITA

Motor dengan Bagasi Besar, Kenapa Semakin Banyak Dicari?

19 Agustus 2026 - 14:25 WITA

NOVOTEL SINGAPORE ROBERTSON QUAY RESMI BUKA

19 Agustus 2026 - 13:58 WITA

Trending di Bisnis