Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 10 Jan 2026 18:36 WITA ·

Guna Mitigasi Gangguan dan Pasca Pencurian Prasarana, Daop 7 Madiun Intensifkan Pemeriksaan Jalur Kereta Api


Guna Mitigasi Gangguan dan Pasca Pencurian Prasarana, Daop 7 Madiun Intensifkan Pemeriksaan Jalur Kereta Api Perbesar

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berkomitmen penuh dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Menyikapi terjadinya aksi vandalisme berupa pencurian baut penambat rel di KM 127+358 petak jalan Stasiun Blitar–Rejotangan beberapa waktu lalu, manajemen Daop 7 Madiun bergerak cepat dengan meningkatkan pengawasan dan melakukan inspeksi mendalam di titik-titik rawan.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berkomitmen penuh dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Menyikapi terjadinya aksi vandalisme berupa pencurian baut penambat rel di KM 127+358 petak jalan Stasiun Blitar–Rejotangan beberapa waktu lalu, manajemen Daop 7 Madiun bergerak cepat dengan meningkatkan pengawasan dan melakukan inspeksi mendalam di titik-titik rawan.

Deputy Vice President Daop 7 Madiun, Muhamad Kahfi memimpin langsung kegiatan cek lintas pada Daerah Pemantauan Khusus (Dapsus) di petak jalan antara Stasiun Blitar–Rejotangan. Kegiatan ini bertujuan memastikan kualitas prasarana tetap prima dan terbebas dari segala bentuk potensi bahaya, baik faktor alam maupun tindakan oknum tidak bertanggung jawab.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari penguatan sistem keamanan dan kualitas prasarana. “Pasca temuan hilangnya sejumlah baut penambat rel, kami tidak tinggal diam. Tim teknis dan keamanan dikerahkan untuk menyisir kembali setiap jengkal jalur guna memastikan kondisi rel tetap terjaga,” ujar Tohari.

Dalam kegiatan inspeksi tersebut, Deputy VP Daop 7 Madiun yang didampingi oleh tim Quality Control (QC) OP 7B, KUPT Jalan Rel 7.11 Blitar, serta Tim Polsuska Daop 7 Madiun, melakukan pemeriksaan mendalam terhadap:

1. Kondisi Jembatan BH 537: Memastikan struktur jembatan dan bangunan hikmat dalam kondisi kokoh.

2. Lingkungan Jalur Rel: Memantau ruang manfaat jalan (Rumaja) agar bersih dari rintangan atau potensi gangguan keamanan.

3. JPL 211: Pemeriksaan kelengkapan dokumen perjalanan kereta api (Perka) serta fasilitas keselamatan di perlintasan sebidang.

“Pemeriksaan langsung di lapangan seperti ini membantu kami mengidentifikasi potensi bahaya sejak dini. Setiap temuan, sekecil apa pun, akan segera ditindaklanjuti agar perjalanan kereta api tetap aman, lancar, dan terkendali,” tegas Tohari.

KAI Daop 7 Madiun juga mengimbau kepada masyarakat di sekitar jalur kereta api untuk turut serta menjaga keamanan prasarana KA. Hilangnya komponen kecil seperti baut penambat rel dapat berdampak besar pada keselamatan ratusan nyawa penumpang.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kepada petugas KAI atau kepolisian setempat jika melihat aktivitas mencurigakan di area jalur rel. Keselamatan kereta api adalah tanggung jawab kita bersama,” tutup Tohari.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 994 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Cara Mengatur Jadwal Pembayaran Tagihan Rumah Tangga

19 Agustus 2026 - 17:44 WITA

Godrej dan Childcare di Tempat Kerja: Ketika Dukungan bagi Perempuan Menjadi Strategi Bisnis

19 Agustus 2026 - 16:44 WITA

FLOQ Hadirkan Program Community Bus, Bawa Komunitas Kripto ke Coinfest Asia 2026 di Bali

19 Agustus 2026 - 15:06 WITA

Dari ONDC ke ION: Tokoh dan Gagasan di Balik Perjalanan India Menuju Kemandirian

19 Agustus 2026 - 14:42 WITA

Motor dengan Bagasi Besar, Kenapa Semakin Banyak Dicari?

19 Agustus 2026 - 14:25 WITA

NOVOTEL SINGAPORE ROBERTSON QUAY RESMI BUKA

19 Agustus 2026 - 13:58 WITA

Trending di Bisnis