Manado, Sulutnews.com – Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulut Febry Dien ST.M.InF.TecH ( MAN) mengapresiasi sejumlah satuan pendidikan dari 197 satuan pendidikan baik dari PAUD, SD, SMP hinga SMK/SMA/ SLB di Sulut penerima revit tahun 2025 dari Kemendikdasmen yang sudah terealisasi 100 persen.
” Kami berikan apresiasi yang sudah selesai tepat waktu” kata Febry Dien pekan lalu di Manado kepada Jurnalis Sumikolah Sulut.
Kepala BPMP Febry Dien dikonfirmasi terkait ada beberapa satuan pendidikan atau sekolah baik PAUD, SD, SMP dan SMK/SMA/SLB di Sulut yang sudah terealisasi program revitalisasi 100 hinga Desember 2025. Bahkan dari data yang ada sejak 15 Desember 2025 sudah rampung.
Menurut Febry Dien Program Revit dari Presiden Prabowo Subyanto lewat Kemendikdasmen tahun 2025 sekitar 197 sekolah yang menerima program revitalisasi dengan nilai angaran Rp 135,108 miliar.
Menurutnya dengan program revit maka diharapkan proses belajar mengajar akan lebih baik. Program ini sangat baik dan akan berlanjut ditahun 2026. Menurutnya, selain program revit ada juga bantuan pemerintah pusat berupa Interaktif Flat Panel ( IFP) Smartboard disemua satuan pendidikan dan juga program Makan Bergizi Gratis( MBG) disejumlah sekolah. Program revitalisi dan IFP Smartboard dan MBG semua itu untuk menjang pendidikan agar lebih maju dan berkualitas di Sulut.
Sejumlah Kepsek Bersyukur
Sementara itu sejumlah Kepsek SMA penerima dana revitalisasi kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Senin (5/1) di Dikda Sulut mengatakan bersyukur sudah bisa selesai 100 dan tepat waktu pekerjaan revitalisasi disekolah.
” Kita sudah rampung tingal dilaporkan ke Kemendikdasmen. Kualitas pekerjaan baik” kata Kepsek SMA Negeri 1 Airmadidi di Minahasa Utara Cheryl Matheus S.Pd. Dengan dana sekitar Rp 1 miliar lebih kita merehabilitasi beberapa ruang kelas dan juga OSIS serta UKS. Sangat bermanfaat rehabilitasi sekolah mereka. Dan dipastikan proses belajar mengajar akan lebih baik.
Begitu juga dikatakan Kepsek SMA Negeri 1 Liwutung Ratahan di Minahasa Tengara Ransi Ratelah S.Pd. Menurutnya sudah rampung rehabilitasi dengan angaran Rp 1 miliar lebih. Ada beberapa ruang kelas dan juga toilet yang direhabilitasi ” Kami bersyukur bisa tepat waktu” kata Kepsek.

Foto – SMA Negeri 1 Airmadidi di Minahasa Utara
Kepsek optimis akan lebih baik proses belajar mengajar disekolahnya dengan direhabilitasi sejumlah ruang kelas.
Sekolah Sudah Usulkan 2026
Untuk tahun 2026 program Revitalisasi dari Kemendikdasmen masih berjalan dan sudah ada sekitar 40- an SMA dan 39 SMK sekitar 16 SLB yang mengusulkan untuk bisa dapat dana revit. Data yang diperoleh Jurnalis Sumikolah Sulut itu masih akan diferifikasi lagi menurut sumber yang dipercaya.
Sementara sejumlah Kepsek yang ditemui Jurnalis Sumikolah Sulut Senin (5/1) saat berada di Dikda Sulut mengatakan, sudah mengusulkan ke- Kemendikdasmen untuk dapat revit karena sudah tidak layak beberapa ruang kelas dan praktek siswa.
Hal itu dikatakan Kepsek SMK Negeri 4 Kota Bitung Dr Harold Tambayong S.Pd.M.Pd dan Kepsek SMK Negeri 1 Toluaan Di Lobu Minahasa Tengara Veky Lintong S.Pd dan Kepsek SMK Negeri 1 Tombulu Di Rumengkor Kabupaten Minahasa Vanny Mottoh S.Pd.

Foto – Kepsek SMK Negeri 4 Bitung Dr Harold Tambayong S.Pd.M PdRe
Menurut Kepsek Harold Tambayong untuk SMK Negeri 4 Bitung sudah memprihatinkan ruang praktek siswa karena sudah tidak layak. Karena itu kita sudah usulkan ke – Kemendikdasmen untuk bisa dapat dana revit tahun 2026″ Kita berdoa agar bisa terealisasi permohonan dana revit” kata Kepsek Harold Tambayong lulusan Doktor Manajemen Pendidikan lulusan Unima Manado tahun 2017.
Kepsek optimis bila ada rehabilitasi ruang praktek siswa maka kedepan siswa akan bertambah untuk masuk disekolah mereka. Saat ini memang tidak sampai 200 siswa. Namun dari kualitas lulusan baik.
Begitu juga dikatakan Kepsek Veky Lintong .Menurutnya ada beberapa ruang praktek siswa di sekolahnya perlu perbaikan dan juga toilet. Kita optimis bisa dapat dana revit.Sementara untuk SMK Negeri 1 Tombulu menurut Kepsek Vanny Mottoh sudah bermohon untuk rehabilitasi beberapa ruang praktek siswa.” Saya optimis bisa dapat dana revit” kata Kepsek.
Untuk mendapat dana revit itu ysng menentukan dari Kemendikdasmen lewat dapodik sekolah. Bukan Dikda Sulut yang menentukan. Untuk tahun ini sudah ada yang mengusulkan tingal menungu penetapan dari Kemendikdasmen. (Fanny)





