Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 4 Jan 2026 10:21 WITA ·

Okupansi KA Lokal Pangrango dan Siliwangi Tembus 90 Persen Selama Periode Nataru


Okupansi KA Lokal Pangrango dan Siliwangi Tembus 90 Persen Selama Periode Nataru Perbesar

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat tingkat keterisian (okupansi) yang tinggi pada layanan kereta api lokal selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Dua layanan andalan, yakni KA Pangrango relasi Sukabumi–Bogor Paledang dan KA Siliwangi relasi Sukabumi–Cipatat, mencatat rata-rata okupansi mencapai 90 persen pada periode 18 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa tingkat keterisian yang tinggi menunjukkan adanya peningkatan minat masyarakat dalam memanfaatkan layanan kereta api lokal sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan andal.

“Selama periode tersebut, tercatat jumlah penumpang naik sebanyak 101.471 orang, sementara penumpang turun mencapai 99.356 orang. Angka ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan layanan kereta api, khususnya di wilayah Sukabumi dan sekitarnya,” ujar Franoto.

Berdasarkan data KAI Daop 1 Jakarta periode 18 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, Stasiun Sukabumi menjadi stasiun dengan volume penumpang naik tertinggi, yakni sebanyak 53.450 penumpang, disusul Stasiun Bogor Paledang dengan 30.790 penumpang. Sementara itu, Stasiun Cibadak dan Stasiun Cisaat masing-masing mencatat rata-rata sekitar 5.000 penumpang naik selama periode tersebut.

Untuk volume penumpang yang tiba, Stasiun Sukabumi juga mencatat angka tertinggi dengan 51.275 penumpang turun, diikuti Stasiun Bogor Paledang sebanyak 30.337 penumpang turun. Adapun Stasiun Cibadak dan Cisaat masing-masing mencatat rata-rata sekitar 5.000 penumpang turun.

Franoto menambahkan, hingga 3 Januari 2026, puncak volume penumpang terjadi pada 28 Desember 2025, dengan 6.682 penumpang naik dan 6.538 penumpang turun dalam satu hari.

“Capaian ini menjadi indikator positif bahwa layanan KA lokal semakin menjadi pilihan utama masyarakat. KAI Daop 1 Jakarta terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan, baik dari aspek keselamatan, kenyamanan, maupun ketepatan waktu, agar perjalanan pelanggan tetap berjalan lancar,” tutup Franoto.

KAI Daop 1 Jakarta mengapresiasi kepercayaan masyarakat dan mengajak seluruh pelanggan untuk terus memanfaatkan layanan kereta api sebagai solusi transportasi yang efisien, ramah lingkungan, dan mendukung mobilitas berkelanjutan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 946 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pekerjaan Preservasi Jalan Tol Terus Dilakukan, Jasa Marga Berkomitmen Untuk Pastikan Keamanan dan Keselamatan Perjalanan

19 Agustus 2026 - 18:43 WITA

Cara Mengatur Jadwal Pembayaran Tagihan Rumah Tangga

19 Agustus 2026 - 17:44 WITA

Godrej dan Childcare di Tempat Kerja: Ketika Dukungan bagi Perempuan Menjadi Strategi Bisnis

19 Agustus 2026 - 16:44 WITA

FLOQ Hadirkan Program Community Bus, Bawa Komunitas Kripto ke Coinfest Asia 2026 di Bali

19 Agustus 2026 - 15:06 WITA

Dari ONDC ke ION: Tokoh dan Gagasan di Balik Perjalanan India Menuju Kemandirian

19 Agustus 2026 - 14:42 WITA

Motor dengan Bagasi Besar, Kenapa Semakin Banyak Dicari?

19 Agustus 2026 - 14:25 WITA

Trending di Bisnis