Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 28 Des 2025 18:13 WITA ·

KAI Daop 2 Bandung Mohon Maaf atas Keterlambatan Sejumlah Perjalanan KA Akibat Gangguan Perjalanan di Petak Jalan Purwakarta–Ciganea


KAI Daop 2 Bandung Mohon Maaf atas Keterlambatan Sejumlah Perjalanan KA Akibat Gangguan Perjalanan di Petak Jalan Purwakarta–Ciganea Perbesar

Bandung, Jawa Barat – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas keterlambatan sejumlah perjalanan kereta api yang terjadi pada sore hari ini, Minggu, 28 Desember 2025, akibat adanya genangan air dan material jatuh di petak jalan Purwakarta–Ciganea yang terjadi pada pukul 15.45 WIB.

Gangguan tersebut terjadi sebagai dampak dari hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Purwakarta sejak siang hari, sehingga memengaruhi kondisi prasarana jalur rel di lokasi tersebut. Demi mengutamakan keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api, KAI Daop 2 Bandung mengambil langkah pengamanan dengan memberhentikan sementara sejumlah perjalanan KA.

Berkat kesigapan petugas Penjaga Daerah Khusus (Dapsus) yang melakukan pengawasan jalur secara 24 jam penuh, potensi gangguan perjalanan yang lebih besar dapat segera terdeteksi. Langkah antisipatif pun langsung dilakukan guna memastikan kondisi jalur benar-benar aman sebelum perjalanan kembali dilanjutkan.

“Keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama kami. Begitu petugas di lapangan mendeteksi adanya genangan air dan material jatuh yang berpotensi mengganggu prasarana, kami segera melakukan penghentian sementara perjalanan KA sebagai langkah pengamanan,” ujar Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo.

Sebagai langkah tindak lanjut, Tim Prasarana KAI Daop 2 Bandung sedang melakukan penanganan di lokasi guna mempercepat proses normalisasi jalur, dengan mengerahkan sejumlah alat dan material untuk siaga (AMUS), sehingga jalur dapat segera dinyatakan aman dan kembali dilalui perjalanan kereta api.

Adapun kereta api yang dihentikan sementara perjalanannya akibat kondisi tersebut yakni:

– KA (129) Papandayan diberhentikan di Stasiun Ciganea

– KA (350) Commuter Line Garut posisi di Stasiun Purwakarta

– KA (349) Commuter Line Garut posisi di Stasiun Sasaksaat

Lebih lanjut, Kuswardojo menambahkan bahwa KAI Daop 2 Bandung terus melakukan pemantauan dan penanganan secara intensif. “Petugas prasarana kami terus bersiaga dan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan jalur rel benar-benar aman sebelum kembali dilalui kereta api,” jelasnya.

KAI Daop 2 Bandung mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kesabaran para pelanggan, dan menghimbau untuk mengikuti update informasi melalui kanal resmi KAI. Perkembangan informasi selanjutnya akan kami sampaikan pada kesempatan berikutnya.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Beberapa Syarat Dasar untuk Mengajukan Pinjaman Bank

23 Agustus 2026 - 14:20 WITA

MoraRepublic Pastikan Konektivitas Tetap Terjaga, Salurkan Dukungan Logistik untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

23 Agustus 2026 - 10:41 WITA

Dari Kompetisi hingga Pengalaman Internasional, Atha Marcella Terus Bertumbuh dan Berani Keluar dari Zona Nyaman

23 Agustus 2026 - 08:00 WITA

MEDIA ALERT: RECAP OF TODAY’S HIGHLIGHTS — PURANA 17: RENJANA PERCA, Saturday, August 22, 2026

22 Agustus 2026 - 23:28 WITA

Kebangkitan Pariwisata Senggigi Semakin Terasa melalui Festival Senggigi 2026

22 Agustus 2026 - 20:02 WITA

Resmi Berbadan Hukum, PT Bandarsport Jaya Agensi Hadirkan Solusi Pemasaran 24 Jam Khusus Industri Olahraga

22 Agustus 2026 - 17:25 WITA

Trending di Bisnis