Manado, Sulutnews.com – Perusahaan di Jepang butuh sekitar 3.000 tenaga kerja terampil terutama lulusan SMK tahun 2026 hinga tahun berikutnya.
Hal tersebut dikatakan Kadis Dikda Sulut Dr Femmy Suluh M.Si kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Usai membuka Rapat Koordinasi ( RAKOR) Dana Alokasi Kusus (DAK) 2025 di Hotel Paninsula Manado Senin (8/12) malam.
Menurut Kadis Dikda karena permintaan cukup banyak dari Jepang sekitar 3.000 maka untuk menjawab itu kita terutams sekolah sekolah SMK harus menyiapkan siswa Kelas XII agar kualitas keahlian lebih ditingkatkan. Dan lulusan SMA juga kemungkinan akan diakomodir karena itu harus ada tambahan ketrampilan terutama bahasa.
Sebelumnya Kadis Femmy Suluh didepan ratusan Peserta RAKOR termasuk puluhan Kepsek SMK dan SMA yang hadir mengataksn, 3.000 tenaga kerja yang dibutuhkan Jepang itu sesuai permintaan disaat saya dan rombongan Ibu Gubernur Ketua PKK Ny Anik Yulius Silvanus mengunjungi Jepang pada Senin 1 Desember 2025 dan melakukan dialog dengan salah satu Gubernur di Jepang dan pengusaha.
Menurut Kadis pekerja asal Indonesia banyak yang sukses. Dan mereka diperlakukan dengan baik sehinga sukses dengan gaji yang besar.
Bahkan menurut Kadis pekerja yang juga lulusan SMK dari Sulut mengakui mereka sudah banyak bantu orang tua ada juga beli kebun bangun rumah dan beli mobil serta bantu keluarga untuk sekolah.
“Jadi cukup baik bila kerja di Jepang karena gaji besar dan menjanjikan”ujar Kadis Dikda yang didampingi Kabid SMK Vecky Pangkerego S.Pd.M Pd.
Semua kunjungan ke Jepang sudah dilaporkan ke Gubernur Sulut Yulius Silvsnus pada Senin 8 Desember 2025 . Kedepan kita akan tingkatkan kualitas lulusan SMK dan SMA agar bisa ikut direkrut ke Jepang.
Program Magang
Kabid SMK Dikda Sulut Vecky Pangkerego S.Pd.M.Pd mengatakan, program magang ke Jepang sudah sejak 2023 dan ada ratusan lulusan SMK kita yang bekerja di Jepang hinga saat ini. Pihaknya terus mendorong 194 SMK Negeri dan Swasta di Sulut tingkatkan kualitas keahlian. Dalam kunjungan ke Jepang awal Desember 2025 ada tiga Kepsek SMK yang memantau langsung yakni Kepsek SMK 1 Tondano Maxy Tulung S.Pd M.Pd, Kepsek SMK Kristen 2 Tomohon Novry Sumampouw S Pd yang juga sebagai Ketua MKKS- SMK se- Sulut serta Kepsek SMK Pembangunan Pertanian Kalasey Herny Onibala S.Pd yang juga sebagai Sekretaris MKKS- SMK se- Sulut. ( Fanny)





