Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 9 Des 2025 23:29 WITA ·

Jepang Butuh 3.000 Tenaga Kerja Trampil Lulusan SMK dari Sulut, Kadis Dikda Femmy Suluh Sekolah Harus Tingkatkan Kualitas


Foto - Kadis Dikda Sulut Dr Femmy Suluh M.Si Perbesar

Foto - Kadis Dikda Sulut Dr Femmy Suluh M.Si

Manado, Sulutnews.com – Perusahaan di Jepang butuh sekitar 3.000 tenaga kerja terampil terutama lulusan SMK tahun 2026 hinga tahun berikutnya.

Hal tersebut dikatakan Kadis Dikda Sulut Dr Femmy Suluh M.Si kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Usai membuka Rapat Koordinasi ( RAKOR) Dana Alokasi Kusus (DAK) 2025 di Hotel Paninsula Manado Senin (8/12) malam.

Menurut Kadis Dikda karena permintaan cukup banyak dari Jepang sekitar 3.000 maka untuk menjawab itu kita terutams sekolah sekolah SMK harus menyiapkan siswa Kelas XII agar kualitas keahlian lebih ditingkatkan. Dan lulusan SMA juga kemungkinan akan diakomodir karena itu harus ada tambahan ketrampilan terutama bahasa.

Sebelumnya Kadis Femmy Suluh didepan ratusan Peserta RAKOR termasuk puluhan Kepsek SMK dan SMA yang hadir mengataksn, 3.000 tenaga kerja yang dibutuhkan Jepang itu sesuai permintaan disaat saya dan rombongan Ibu Gubernur Ketua PKK Ny Anik Yulius Silvanus mengunjungi Jepang pada Senin 1 Desember 2025 dan melakukan dialog dengan salah satu Gubernur di Jepang dan pengusaha.

Menurut Kadis pekerja asal Indonesia banyak yang sukses. Dan mereka diperlakukan dengan baik sehinga sukses dengan gaji yang besar.
Bahkan menurut Kadis pekerja yang juga lulusan SMK dari Sulut mengakui mereka sudah banyak bantu orang tua ada juga beli kebun bangun rumah dan beli mobil serta bantu keluarga untuk sekolah.

“Jadi cukup baik bila kerja di Jepang karena gaji besar dan menjanjikan”ujar Kadis Dikda yang didampingi Kabid SMK Vecky Pangkerego S.Pd.M Pd.
Semua kunjungan ke Jepang sudah dilaporkan ke Gubernur Sulut Yulius Silvsnus pada Senin 8 Desember 2025 . Kedepan kita akan tingkatkan kualitas lulusan SMK dan SMA agar bisa ikut direkrut ke Jepang.

Program Magang

Kabid SMK Dikda Sulut Vecky Pangkerego S.Pd.M.Pd mengatakan, program magang ke Jepang sudah sejak 2023 dan ada ratusan lulusan SMK kita yang bekerja di Jepang hinga saat ini. Pihaknya terus mendorong 194 SMK Negeri dan Swasta di Sulut tingkatkan kualitas keahlian. Dalam kunjungan ke Jepang awal Desember 2025 ada tiga Kepsek SMK yang memantau langsung yakni Kepsek SMK 1 Tondano Maxy Tulung S.Pd M.Pd, Kepsek SMK Kristen 2 Tomohon Novry Sumampouw S Pd yang juga sebagai Ketua MKKS- SMK se- Sulut serta Kepsek SMK Pembangunan Pertanian Kalasey Herny Onibala S.Pd yang juga sebagai Sekretaris MKKS- SMK se- Sulut. ( Fanny)

Artikel ini telah dibaca 1,462 kali

Baca Lainnya

Riva Rori Resmi Menjabat Kepala Sekolah SMP Negeri 7 Manado

11 Maret 2026 - 23:34 WITA

Anggota Senator DPD/MPR Asal Sulut Maya Rumantir: Penting Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Kepada Siswa Sebagai Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

10 Maret 2026 - 23:31 WITA

Polisi Berhasil Bongkar Jaringan TPPO Berskala Internasional

10 Maret 2026 - 15:48 WITA

Polda Sulut dan Satgas Cyber Pangan Tingkatkan Pengawasan Agar Pedagang Tidak Menimbun dan Naikan Harga

8 Maret 2026 - 22:19 WITA

SMA Negeri 9 Binsus Manado Terapkan Absen Elektronik Digital Untuk 197 Guru-Guru, Staf, Satpam dan Sekitar 2.400 Siswa Saat Masuk dan Pulang Sekolah

7 Maret 2026 - 16:18 WITA

Pemda Sulut Menyiapkan Lahan 25 Ha Untuk Lokasi Pembangunan Ribuan Rumah Tipe 36 Bagi ASN Dilingkungan Pemda Sulut

6 Maret 2026 - 23:48 WITA

Trending di Manado