Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 20 Nov 2025 16:06 WITA ·

KAI Daop 2 Bandung dan DJKA Kemenhub Lakukan Rampcheck Prasarana Persiapan Angkutan Nataru 2025/2026 Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta Api


KAI Daop 2 Bandung dan DJKA Kemenhub Lakukan Rampcheck Prasarana Persiapan Angkutan Nataru 2025/2026 Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta Api Perbesar

Bandung, Jawa Barat – Dalam rangka memastikan keselamatan dan kesiapan perjalanan kereta api pada masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) nanti, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan melaksanakan kegiatan rampcheck prasarana perkeretaapian di wilayah kerja Daop 2 Bandung.

Kegiatan rampcheck ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh prasarana perkeretaapian, seperti jalur rel, jembatan, wesel, persinyalan, serta fasilitas pendukung lainnya, dalam kondisi siap dan aman digunakan selama operasional perjalanan kereta api khususnya pada periode Nataru mendatang. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan tim teknis dari KAI dan DJKA, guna mendeteksi potensi gangguan atau kerusakan yang dapat memengaruhi kelancaran operasional.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo mengatakan bahwa kegiatan rampcheck ini merupakan bagian dari komitmen bersama antara KAI dan pemerintah dalam menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan selama periode angkutan Nataru.

“Menjelang masa Angkutan Natal dan Tahun Baru, kami bersama DJKA Kemenhub memastikan kesiapan seluruh sarana dan prasarana melalui pemeriksaan menyeluruh. Rampcheck ini menjadi langkah preventif agar operasional kereta api di wilayah Daop 2 Bandung berjalan lancar, aman, dan bebas dari gangguan,” ujar Kuswardojo.

Selain pemeriksaan jalur dan fasilitas stasiun, tim juga melakukan pengecekan terhadap kesiapan sistem drainase jalur rel, mengingat potensi peningkatan curah hujan pada akhir tahun. Upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi genangan air atau potensi longsoran yang dapat mengganggu perjalanan kereta.

Kuswardojo menambahkan, hasil rampcheck akan menjadi dasar untuk melakukan tindakan korektif atau perawatan tambahan terhadap temuan di lapangan, sebelum masa Angkutan Nataru secara resmi dimulai.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh moda transportasi kereta api siap melayani pelanggan dengan tingkat keselamatan dan keandalan yang optimal. KAI Daop 2 Bandung juga terus berkoordinasi dengan pihak DJKA dan instansi terkait agar setiap temuan dapat segera ditindaklanjuti,” tambahnya.

KAI Daop 2 Bandung mengimbau masyarakat agar senantiasa mengutamakan keselamatan di sekitar jalur rel dengan tidak beraktivitas maupun melintas secara sembarangan, serta mendukung kelancaran operasional perjalanan kereta api selama periode Nataru 2025/2026.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 952 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Di hadapan Presiden RI, Pertamina NRE Pamerkan PLTS Pulau Sembur Dukung Program PLTS 100 GWp

26 Agustus 2026 - 12:01 WITA

Semarak Merah Putih Kemerdekaan BRI Region 6 Diwarnai Aksi Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

26 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Memasuki Usia 70 Tahun, IPI Perkuat Komitmen Dukung Hidup Sehat Melalui IPI Pilih Sehatmu Challenge

26 Agustus 2026 - 10:53 WITA

MENTERI PERDAGANGAN DORONG PERLUASAN INDUSTRI MEBEL DAN KERAJINAN INDONESIA MENUJU PASAR GLOBAL DI KOTA SURAKARTA

26 Agustus 2026 - 10:44 WITA

Tidak Setiap Dinding Hotel Butuh Wall Art

26 Agustus 2026 - 10:24 WITA

UMKM Binaan BRI Region 6 Antusias Ramaikan Festival Semarak Merah Putih di Pasar Malaka Rorotan

26 Agustus 2026 - 10:00 WITA

Trending di Bisnis