Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 20 Nov 2025 09:49 WITA ·

Menjelang Rilis NFP Malam Ini, Harga Emas Masih Bertahan di Jalur Bullish


Menjelang Rilis NFP Malam Ini, Harga Emas Masih Bertahan di Jalur Bullish Perbesar

Harga emas (XAU/USD) kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan sesi Amerika Utara hari Rabu (19/11). Meski sempat terkoreksi setelah menguat lebih dari 1% akibat lonjakan tajam Dolar AS, logam mulia ini tetap bertahan di zona positif. Pergerakan pasar mencatat XAU/USD berada di sekitar level $4.081 atau naik sekitar 0,31%, di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global serta fokus pelaku pasar menjelang rilis data tenaga kerja AS yang dijadwalkan Kamis malam waktu Indonesia.

Menurut Analis Dupoin Futures Indonesia, Andy Nugraha, pola pergerakan emas dalam beberapa hari terakhir menunjukkan kecenderungan bullish yang semakin solid. Berdasarkan kombinasi sinyal candlestick dan indikator Moving Average, Andy menilai tren penguatan emas terus mendapatkan dorongan dari minat beli yang stabil sejak awal pekan.

Pada pembukaan sesi Asia Kamis pagi (20/11), harga emas bahkan sempat naik hingga menyentuh area $4.110, mengindikasikan bahwa pasar masih mencari aset aman di tengah meningkatnya kewaspadaan. Penundaan rilis data ketenagakerjaan AS akibat gangguan operasional pemerintahan membuat The Fed mendapat lebih sedikit petunjuk mengenai kondisi pasar tenaga kerja, sehingga menambah ketidakpastian dan meningkatkan permintaan emas sebagai safe haven.

Dalam ulasan hariannya, Andy Nugraha memaparkan dua skenario pergerakan emas untuk hari ini. Jika tekanan bullish terus mendominasi, harga XAU/USD berpotensi melanjutkan kenaikan menuju resistance kuat di $4.129 yang menjadi target penguatan berikutnya. Sebaliknya, jika momentum mulai melemah dan terjadi koreksi, emas berpeluang turun menguji support di sekitar $4.057 sebelum menentukan arah baru.

Saat ini, sentimen investor sangat dipengaruhi oleh ekspektasi terhadap rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) bulan September. Konsensus pasar memperkirakan pertumbuhan tenaga kerja sekitar 50.000, jauh lebih tinggi daripada 22.000 pada laporan sebelumnya. Jika data keluar lebih lemah dari perkiraan, peluang pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember dapat meningkat, yang biasanya menjadi katalis positif bagi emas. Penurunan suku bunga menurunkan biaya kesempatan dalam memegang emas, sehingga harga logam mulia cenderung naik.

Walaupun demikian, peluang penurunan suku bunga The Fed tidak lagi sekuat pekan lalu. Risalah rapat FOMC bulan Oktober memperlihatkan adanya perbedaan pandangan di antara pejabat The Fed mengenai prospek suku bunga, dengan sebagian anggota tidak mendukung kelanjutan siklus penurunan. Kondisi tersebut membuat ekspektasi pasar menurun, dengan probabilitas pemangkasan suku bunga Desember kini berada di sekitar 30%, turun jauh dari hampir 60% pada pekan sebelumnya menurut CME FedWatch.

Sementara itu, Dolar AS terus menunjukkan performa impresif. Indeks Dolar (DXY) naik 0,54% ke level 100,13, tertinggi dalam dua minggu terakhir. Kenaikan dolar umumnya menjadi tekanan bagi harga emas, namun imbal hasil obligasi AS yang stabil dengan yield Treasury 10 tahun bertahan di kisaran 4,11% membantu menahan tekanan tersebut.

Melihat dinamika pasar yang masih sangat responsif terhadap data ekonomi dan arah kebijakan moneter, harga emas diperkirakan bergerak fluktuatif menjelang rilis NFP. Namun selama indikator teknikal masih menunjukkan kecenderungan bullish, peluang kenaikan tetap terbuka sebelum pasar menentukan arah selanjutnya setelah laporan ketenagakerjaan malam ini dirilis.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 996 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Di hadapan Presiden RI, Pertamina NRE Pamerkan PLTS Pulau Sembur Dukung Program PLTS 100 GWp

26 Agustus 2026 - 12:01 WITA

Semarak Merah Putih Kemerdekaan BRI Region 6 Diwarnai Aksi Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

26 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Memasuki Usia 70 Tahun, IPI Perkuat Komitmen Dukung Hidup Sehat Melalui IPI Pilih Sehatmu Challenge

26 Agustus 2026 - 10:53 WITA

MENTERI PERDAGANGAN DORONG PERLUASAN INDUSTRI MEBEL DAN KERAJINAN INDONESIA MENUJU PASAR GLOBAL DI KOTA SURAKARTA

26 Agustus 2026 - 10:44 WITA

Tidak Setiap Dinding Hotel Butuh Wall Art

26 Agustus 2026 - 10:24 WITA

UMKM Binaan BRI Region 6 Antusias Ramaikan Festival Semarak Merah Putih di Pasar Malaka Rorotan

26 Agustus 2026 - 10:00 WITA

Trending di Bisnis