Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Manado · 17 Nov 2025 21:26 WITA ·

BPP PIKAT Gelar FGD Kampanyekan 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan


BPP PIKAT Gelar FGD Kampanyekan 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Perbesar

Manado, Sulutnews.com – Badan Pimpinan Pusat (BPP) Percintaan Ibu Kepada Anak Temurunnya (PIKAT) tampil terdepan mengkampanyekan 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (HAKtP) yang merupakan agenda internasional.

Kampanye itu diawali dengan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) yang merefleksikan nilai-nilai perjuangan kemanusiaan dan martabat perempuan pahlawan nasional Maria Walanda Maramis yang adalah pendiri PIKAT serta kepedulian PIKAT terhadap upaya mengatasi kekerasan terhadap perempuan dan anak.

FGD secara khusus diikuti oleh para rohaniwan dan pemimpin umat Kristen yang sebagian besar adalah perempuan.

“PIKAT tampil terdepan melakukan terobosan dengan mengkampenyakan gerakan anti kekerasan terhadap perempuan. PIKAT sangat peduli dengan masalah-masalah yang dialami kaum perempuan dan anak serta peduli dengan pemberdayaan perempuan,”kata Ketua Umum BPP PIKAT, Novia Lambey, SS., pada acara FGD di Asrama PIKAT Manado, Senin (17/11).

Sementara itu, Pengurus BPP PIKAT Bidang Organisasi dan Pengkaderan BPP PIKAT yang juga mantan Sekjen Komnas Perempuan RI Pdt. Heemlyvaartie Danes, S.Th mengatakan, PIKAT berupaya untuk membuat terobosan baru dengan melibatkan mitra kerja para rohaniwan agar bersama-sama mengkampanyekan gerakan hari anti kekerasan terhadap perempuan.

“Para rohaniwan memiliki peran strategis untuk mengatasi aksi-aksi kekerasan baik di dalam rumah maupun di ranah publik,”tambah mantan Kepala Biro Wanita Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI).

Diharapkan dalam FGD ini para peserta dapat memiliki pengetahuan mendalam tentang perjuangan Maria Walanda Maramis dan kesejarahan PIKAT.

Selanjutkan peserta yang adalah pimpinan umat dapat mensosialisasikan momen peringatan global Kampanye 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan. Ke depan nantinya, lanjutnya, para peserta FGD akan menjadi “duta” PIKAT serta menjadi “penjembatan suara “kepada jemaat terkait pencegahan dan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan.

“Kami berharap peserta yang adalah tokoh agama mampu mengintegrasikan pengenalan ketokohan dan perjuangan Ibu Maria Walanda Maramis serta tema 16 Kampanye 16 HAKtP dalam khotbahnya pada rentang waktu 25 November – 10 Desember 2025,”tambahnya.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,119 kali

Baca Lainnya

DPRD Sulut Gelar Paripurna Penyampaian Ranperda Penyelenggaraan Perizinan Berusaha di Daerah Sekaligus Pemandangan Umum Fraksi Fraksi Serta Jawaban Gubernur Atas Pemandangan Umum Fraksi Fraksi

29 Juni 2026 - 17:22 WITA

Kawal Aspirasi Perbaikan Jalan Pontak-Lobu hingga Amurang, DPRD Mitra Kunker ke DPRD Sulut

29 Juni 2026 - 16:07 WITA

MEP : Struktur Pengurus DPD Partai Golkar Sulut Tuntas

29 Juni 2026 - 15:50 WITA

Toni Supit Pimpin Pansus Ranperda Penyelenggaraan Perizinan Berusaha

29 Juni 2026 - 15:41 WITA

Kadis Dikda Sulut Femmy Suluh : Murid Yang Lulus SPMB Wajib Lapor Kembali di Sekolah Senin 29 Juni hinga Kamis 2 Juli 2026

29 Juni 2026 - 07:38 WITA

Ketua Komisi IV DPRD Sulut Vonny Paat: Pelaksanaan SPMB 2026/2027 Dikda Sulut Berjalan Sesuai Aturan, Yang Belum Diterima Cari Solusi, Kepala BPMP Semua Siswa Harus Sekolah

27 Juni 2026 - 23:43 WITA

Trending di Manado