Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 15 Nov 2025 14:04 WITA ·

KA Cut Meutia Layani 33.637 Pelanggan Januari–Oktober 2025


KA Cut Meutia Layani 33.637 Pelanggan Januari–Oktober 2025 Perbesar

Transportasi Terjangkau yang Menguatkan Mobilitas, Wisata, dan Identitas Sejarah Aceh

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat layanan KA Cut Meutia di Aceh terus menjadi pilihan masyarakat dengan total 33.637 pelanggan sepanjang Januari–Oktober 2025. Capaian ini menegaskan peran kereta perintis sebagai moda transportasi yang terjangkau, inklusif, dan mendukung kebijakan pemerintah dalam memperluas konektivitas hingga ke wilayah paling barat Nusantara.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa KA Cut Meutia bukan hanya sarana mobilitas harian, tetapi juga simbol pelestarian sejarah Aceh dan penguatan ekonomi lokal. “KA Cut Meutia adalah bentuk kehadiran negara untuk menyediakan layanan transportasi yang aman, terjangkau, dan merata. Masyarakat dapat bepergian dengan nyaman sekaligus menikmati nilai sejarah Aceh melalui perjalanan singkat yang menyenangkan,” ujar Anne.

Tren perjalanan sepanjang 2025 menunjukkan peningkatan yang stabil. Bulan April mencatat volume tertinggi dengan 6.158 pelanggan, didorong arus mudik dan balik Lebaran. Disusul Januari dengan 4.941 pelanggan pada momentum libur Tahun Baru, serta Mei dengan 4.911 pelanggan seiring meningkatnya kunjungan wisata dan aktivitas masyarakat pascalibur panjang. Pola ini mencerminkan bahwa layanan perintis seperti KA Cut Meutia memberikan manfaat nyata bagi mobilitas masyarakat sekaligus menjadi penggerak ekonomi daerah, sejalan dengan fokus pemerintah dalam memperkuat sektor pariwisata dan UMKM.

Dengan tarif tiket Rp2.000, layanan ini mudah dijangkau oleh pekerja, pelajar, pelaku usaha kecil, hingga keluarga yang rutin bepergian. Panjang lintas 21,4 kilometer dari Stasiun Krueng Geukueh hingga Stasiun Kutablang dilayani delapan perjalanan pulang pergi setiap hari dengan kapasitas 144 kursi. Selain menjadi transportasi yang efisien, pelanggan juga dapat menikmati pemandangan pesisir Aceh Utara yang menjadi ciri khas perjalanan KA Cut Meutia.

Layanan ini membawa nilai historis yang kuat sejak beroperasi pada 2016. Penamaan Cut Nyak Meutia sebagai pahlawan nasional menambah daya tarik bagi pelanggan yang ingin mengenal sejarah Aceh lebih dekat. Banyak pelanggan memanfaatkan perjalanan ini untuk mengunjungi situs sejarah seperti Rumah Cut Meutia yang kini menjadi museum dan pusat edukasi, sehingga konektivitas transportasi berperan langsung dalam menggerakkan wisata budaya dan ekonomi lokal.

Anne menegaskan bahwa KAI bersama pemerintah berkomitmen menjaga keberlanjutan layanan perintis ini. “Kami akan terus memperkuat keandalan KA Cut Meutia agar masyarakat Aceh Utara semakin mudah mengakses transportasi publik yang aman, terjangkau, dan mampu mendorong kesejahteraan,” tutup Anne.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 945 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pelindo Dukung Produk Kereta Nasional Menembus Pasar Selandia Baru

26 Agustus 2026 - 19:29 WITA

Lebih dari 76 ribu Pengguna Jasa KA Gunakan KA Jarak Jauh dari Daop 2 Bandung Selama Libur Panjang Maulid Nabi Muhammad SAW

26 Agustus 2026 - 19:02 WITA

Sambut HUT ke-81 RI, BRI BO Cempaka Mas Semarakkan Kantor dengan Dekorasi Nuansa Merah Putih

26 Agustus 2026 - 19:00 WITA

Sukses Digelar, Sportartcular BRI Region 6 Cabang Padel Hadirkan Semangat Sportivitas dan Kebersamaan

26 Agustus 2026 - 18:00 WITA

Jelang 25 Tahun, The Grill Perkenalkan Pengalaman All You Can Grill untuk Pertama Kalinya

26 Agustus 2026 - 17:31 WITA

Solusi untuk Hunian Berkualitas, Kontribusi Waskita Beton Precast dalam Industri Perumahan Indonesia

26 Agustus 2026 - 17:09 WITA

Trending di Bisnis