Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 13 Nov 2025 10:19 WITA ·

Shutdown AS Hampir Usai, Tren Bullish Emas Kian Menguat


Shutdown AS Hampir Usai, Tren Bullish Emas Kian Menguat Perbesar

Harga emas (XAU/USD) terus menunjukkan performa positif pada Kamis pagi (13/11), memperpanjang reli yang sudah terbentuk sejak sesi perdagangan sebelumnya. Berdasarkan data pasar terbaru, logam mulia tersebut kini diperdagangkan di kisaran $4.195 per troy ounce, menandai level tertinggi sejak 21 Oktober. Kenaikan ini menjadi lanjutan dari pemulihan tajam setelah harga sempat anjlok ke $3.886 pada akhir Oktober, dan kini berhasil menembus kembali batas psikologis penting di atas $4.200.

Menurut Andy Nugraha, analis pasar dari Dupoin Futures Indonesia, penguatan emas kali ini merupakan hasil dari kombinasi faktor teknikal dan fundamental. Secara teknikal, pola candlestick harian menunjukkan struktur bullish yang semakin kuat, sementara indikator Moving Average (MA) memperlihatkan tren naik yang stabil. “Jika tekanan beli terus berlanjut, emas berpotensi menguji area resistensi di sekitar $4.267,” ujar Andy. Namun, ia mengingatkan bahwa jika harga kehilangan momentumnya, maka kemungkinan koreksi bisa terjadi hingga level $4.122.

Faktor eksternal turut memperkuat kenaikan harga emas. Pelemahan Dolar AS dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS membuat emas kembali diminati sebagai aset lindung nilai. Sementara itu, meningkatnya selera risiko di pasar keuangan global belum cukup untuk menekan minat investor terhadap logam mulia ini.

Dari sisi fundamental, pasar saat ini fokus pada perkembangan politik di Amerika Serikat, khususnya proses pemungutan suara di Kongres untuk mengakhiri penutupan pemerintah (shutdown) terpanjang dalam sejarah. Senat AS telah menyetujui rancangan anggaran yang memungkinkan operasional lembaga-lembaga federal berjalan kembali hingga 30 Januari. Optimisme akan berakhirnya kebuntuan politik ini ikut meningkatkan kepercayaan pasar terhadap stabilitas ekonomi AS dan memperkuat harapan bahwa Federal Reserve (Fed) akan memangkas suku bunga pada Desember mendatang.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang pemangkasan suku bunga oleh Fed kini mencapai sekitar 64%. Kebijakan moneter yang lebih longgar ini biasanya menjadi pendorong positif bagi emas karena menurunkan biaya peluang dalam memegang aset tanpa imbal hasil. “Jika Fed memberikan sinyal dovish yang lebih kuat, emas berpotensi melanjutkan reli menuju $4.267 atau bahkan lebih tinggi,” tambah Andy Nugraha.

Namun, perdebatan di internal Fed masih berlangsung. Stephen Miran, salah satu Gubernur Fed, menilai kebijakan moneter saat ini terlalu ketat dan perlu dilonggarkan, sedangkan Raphael Bostic, Presiden Fed Atlanta, berpendapat suku bunga sebaiknya tetap dipertahankan sampai ada bukti nyata bahwa inflasi telah turun menuju target 2%. Perbedaan pandangan ini memunculkan potensi volatilitas di pasar emas dalam jangka pendek.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures Indonesia menilai tren harga emas masih positif, dengan peluang kenaikan yang tetap terbuka selama harga bertahan di atas area support $4.122. Kombinasi dari tekanan teknikal bullish, harapan pemangkasan suku bunga, serta stabilitas politik AS pasca berakhirnya shutdown menjadi katalis utama yang menopang sentimen optimis terhadap logam mulia ini.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 960 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pelindo Dukung Produk Kereta Nasional Menembus Pasar Selandia Baru

26 Agustus 2026 - 19:29 WITA

Lebih dari 76 ribu Pengguna Jasa KA Gunakan KA Jarak Jauh dari Daop 2 Bandung Selama Libur Panjang Maulid Nabi Muhammad SAW

26 Agustus 2026 - 19:02 WITA

Sambut HUT ke-81 RI, BRI BO Cempaka Mas Semarakkan Kantor dengan Dekorasi Nuansa Merah Putih

26 Agustus 2026 - 19:00 WITA

Sukses Digelar, Sportartcular BRI Region 6 Cabang Padel Hadirkan Semangat Sportivitas dan Kebersamaan

26 Agustus 2026 - 18:00 WITA

Jelang 25 Tahun, The Grill Perkenalkan Pengalaman All You Can Grill untuk Pertama Kalinya

26 Agustus 2026 - 17:31 WITA

Solusi untuk Hunian Berkualitas, Kontribusi Waskita Beton Precast dalam Industri Perumahan Indonesia

26 Agustus 2026 - 17:09 WITA

Trending di Bisnis