Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Jakarta · 12 Nov 2025 23:09 WITA ·

Semen Merah Putih Ajak Masyarakat Apresiasi “Pahlawan Konstruksi” di Hari Pahlawan


Semen Merah Putih Ajak Masyarakat Apresiasi “Pahlawan Konstruksi” di Hari Pahlawan Perbesar

Jakarta, Sulutnews.com – Dalam momentum Hari Pahlawan Nasional, Semen Merah Putih mengajak masyarakat untuk menaruh perhatian pada sosok “pahlawan” yang jarang tersorot, para tukang, mandor, dan pekerja konstruksi yang berperan penting dalam membangun fondasi kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

“Semangat kepahlawanan tidak pernah hilang. Ia hanya berubah bentuk,” ujar Nyiayu Chairunnikma, Head of Marketing Semen Merah Putih. “Hari ini, kita melihat semangat itu pada mereka yang membangun negeri dengan kerja keras, ketelitian, dan dedikasi tanpa pamrih. Mereka memastikan setiap fondasi konstruksi infrastruktur dan bangunan terbangun dengan kuat dan aman. Itulah semangat “pahlawan” yang sesungguhnya.”

Dalam peringatan Hari Pahlawan ini, Semen Merah Putih menegaskan bahwa pembangunan bukan hanya tentang arsitektur atau struktur fisik, tetapi juga tentang kerja keras manusia di baliknya. Setiap rumah, gedung, sekolah, dan jembatan di Indonesia berdiri berkat tangan-tangan yang bekerja di bawah terik matahari, di antara debu, semen, dan rangka besi, memastikan setiap bangunan berdiri kokoh untuk melindungi kehidupan di dalamnya.

Sejalan dengan semangat tersebut, sejak 2023, Semen Merah Putih telah menjalankan program Mandor Pintar Institute (MPI), sebuah inisiatif pelatihan dan sertifikasi bagi pekerja konstruksi di berbagai daerah di Indonesia. Melalui program ini, para mandor dan tukang dibekali dengan pengetahuan teknis dan manajerial, mulai dari teknik pengecoran efisien, pengelolaan mutu beton, hingga keselamatan kerja dan efisiensi material.

Peserta program ini tidak hanya mendapatkan pelatihan, tetapi juga sertifikasi kompetensi resmi, yang membuat keterampilan mereka diakui secara profesional dan meningkatkan daya saing di dunia kerja. Hingga kini, program MPI telah memiliki lebih dari 500 pahlawan konstruksi yang terus dibina dan dikembangkan, dalam suatu komunitas untuk meningkatkan kapasitas dan keahlian di industri konstruksi.

“Kami ingin pekerja konstruksi Indonesia punya kebanggaan dan kesempatan yang lebih baik,” lanjut Nyiayu. “Dengan pelatihan yang tepat, mereka bukan hanya menjadi tenaga kerja, tetapi juga agen perubahan di lapangan, memastikan setiap proyek berjalan aman, efisien, dan berkualitas.”

Salah satu peserta program, Subhan, seorang mandor sekaligus kontraktor berbagai proyek konstruksi, diantaranya renovasi SLB Mini Bakti Rawamangun, mengaku bahwa pelatihan tersebut memberinya kepercayaan diri dan wawasan baru. “Biasanya kami hanya bekerja berdasarkan pengalaman di lapangan, tapi lewat program ini saya belajar cara mengatur tim, penyusunan RAB untuk mengoptimalkan budget dengan kualitas, sampai memperhatikan keselamatan kerja,” ungkap Subhan. Ia menambahkan “Saya jadi lebih paham bahwa tanggung jawab kami bukan cuma menyelesaikan proyek, tapi memastikan semua orang pulang ke rumah dengan selamat dan hasil bangunan yang membuat penghuninya lebih nyaman.”

Bagi Semen Merah Putih, setiap bangunan bukan sekadar struktur, melainkan simbol kerja sama, ketekunan, dan harapan banyak orang. Dari proyek perumahan sederhana hingga pembangunan gedung tinggi, selalu ada kisah perjuangan manusia di balik setiap adukan semen, kisah tentang tanggung jawab, dedikasi, dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Melalui inisiatif seperti Mandor Pintar Institute dan program keberlanjutan lainnya, Semen Merah Putih terus berupaya membangun negeri dari fondasi yang paling kuat: manusia. Sebab pembangunan sejati, menurut perusahaan, tidak hanya tentang beton dan besi, tetapi juga tentang mereka yang berdiri di baliknya, bekerja dengan keahlian dan pengabdian tanpa pamrih.

Di Hari Pahlawan ini, Semen Merah Putih memberikan penghormatan kepada seluruh pekerja konstruksi di Indonesia, para pahlawan sejati yang memastikan negeri ini terus berdiri kokoh dan berkembang dari fondasi hingga masa depan.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,019 kali

Baca Lainnya

5 Produk Men’s Biore Wajib Punya untuk Perawatan Wajah Pria

14 Juli 2026 - 19:58 WITA

Menaker akan Hadiri Forum BRICS, Bahas Jaminan Sosial hingga Pengembangan Keterampilan Kerja

14 Juli 2026 - 17:40 WITA

Tuduhan Adanya Jalur Langit di MTSN 1 Pamulang Hanya Tuduhan Liar Tidak Berdasar

6 Juli 2026 - 07:52 WITA

Demo BEM UI di Hari Hut Bhayangkara Menuai Sorotan Publik

2 Juli 2026 - 23:53 WITA

Pertamina Lakukan Penyesuaian Harga BBM Non Subsidi Per 1 Juli 2026 Ini Daftar Harga Wilayah Sulawesi

1 Juli 2026 - 18:35 WITA

AMKI di Tahun Pertama, Tundra Meliala : Menantang Arus Besar Perubahan Industri Media

29 Juni 2026 - 23:59 WITA

Trending di Jakarta