Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 7 Nov 2025 20:20 WITA ·

KAI Daop 2 Bandung Himbau Masyarakat Utamakan Keselamatan Saat Melewati Perlintasan Sebidang


KAI Daop 2 Bandung Himbau Masyarakat Utamakan Keselamatan Saat Melewati Perlintasan Sebidang Perbesar

Bandung, Jawa Barat – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung kembali mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk senantiasa mengutamakan keselamatan saat melewati perlintasan sebidang, baik yang dijaga maupun tidak dijaga.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa setiap pengendara wajib berhenti sejenak, menengok ke kiri dan ke kanan, serta memastikan tidak ada kereta yang akan melintas sebelum melanjutkan perjalanan melewati rel.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengimbau agar para pengguna jalan tidak terburu-buru ketika melintas di perlintasan sebidang. Berhentilah sejenak dan pastikan aman sebelum melintas,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo menambahkan, berdasarkan aturan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api dan dilarang menerobos palang pintu yang telah tertutup atau ketika sinyal peringatan berbunyi.

Dari data yang ada, di wilayah KAI Daop 2 Bandung sepanjang Tahun 2025 dari Januari s.d. Oktober tercatat sudah ada 43 kejadian orang menemper KA di jalur rel dan 13 kejadian kendaraan menemper KA di perlintasan sebidang. Sedangkan di Tahun 2024, tercatat ada 50 kejadian orang menemper KA dan 16 kejadian kendaraan menemper KA.

Untuk meningkatkan keselamatan, KAI Daop 2 Bandung bersama pemerintah daerah, kepolisian, dan instansi terkait juga terus melakukan berbagai langkah, seperti:

1. Melakukan sosialisasi keselamatan di titik-titik rawan perlintasan.

2. Memasang rambu dan peringatan tambahan di perlintasan tidak dijaga.

3. Menutup perlintasan liar yang tidak resmi yang berpotensi menimbulkan gangguan keselamatan.

“Kecelakaan di perlintasan bukan hanya merugikan pihak pengguna jalan, tetapi juga dapat mengganggu perjalanan kereta dan membahayakan banyak orang. Karena itu, kami mohon kerja sama seluruh masyarakat untuk selalu patuh terhadap rambu dan petugas di lapangan,” tegas Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya “Utamakan Selamat, Bukan Cepat” dalam setiap perjalanan, khususnya saat berinteraksi dengan jalur kereta api.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 954 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

KAI Bandara Layani 84 Ribu Penumpang Selama Libur Maulid Nabi, Mobilitas Masyarakat Tetap Lancar

27 Agustus 2026 - 15:24 WITA

Kenapa Gaji Naik tapi Tabungan Tetap Nol? Kenali Lifestyle Inflation dan Cara Mendeteksinya

27 Agustus 2026 - 15:03 WITA

Jaga Keselamatan dan Kenyamanan Pengguna, KAI Perkuat Kesiapan Petugas di Stasiun LRT Jabodebek

27 Agustus 2026 - 14:52 WITA

Dorong Smart Hospital di Indonesia, teraMedik Resmi Kembangkan Teknologi AI Untuk Ekosistem Kesehatan.

27 Agustus 2026 - 14:00 WITA

UGC ECRL FS 02 Terpanjang di Malaysia, PLN NPC Raih Rating Bintang 5

27 Agustus 2026 - 13:45 WITA

PTPN Group Kirim 17 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di NTT

27 Agustus 2026 - 13:02 WITA

Trending di Bisnis