Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 7 Nov 2025 15:40 WITA ·

LindungiHutan Buka Lima Lokasi Penanaman Baru, Pangalengan Jadi Titik Penting Reforestasi Jawa Barat


LindungiHutan Buka Lima Lokasi Penanaman Baru, Pangalengan Jadi Titik Penting Reforestasi Jawa Barat Perbesar

Bandung, 7 November 2025 — LindungiHutan kembali memperluas jangkauan aksinya dalam pelestarian alam. Melalui program penanaman pohon berbasis kolaborasi masyarakat, organisasi ini resmi membuka lima lokasi penanaman baru di Indonesia, salah satunya berlokasi di Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, wilayah yang dikenal subur sekaligus rentan terhadap degradasi lahan akibat tekanan produksi dan perubahan tata guna lahan.

Pangalengan menjadi titik penting dalam upaya reforestasi karena wilayah ini berada di daerah tangkapan air yang vital bagi kawasan Bandung Raya. Namun, tekanan terhadap lahan akibat aktivitas pertanian intensif dan alih fungsi hutan menyebabkan meningkatnya risiko erosi, sedimentasi, dan penurunan kualitas lingkungan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan KLHK (2023), Jawa Barat kehilangan lebih dari 17 ribu hektare tutupan hutan dalam satu dekade terakhir, sebagian besar di wilayah hulu seperti Pangalengan.

Melalui kolaborasi dengan Kelompok Tani Hutan (KTH) Mulya Sejahtera, LindungiHutan mengembangkan model agroforestri, sistem yang mengintegrasikan tanaman kehutanan dengan pertanian. Penanaman pohon kayu dan tanaman keras di lahan non-produksi diharapkan dapat mengurangi laju deforestasi, menahan erosi, serta memulihkan fungsi ekologis hutan. Program ini tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat sekitar.

“Pangalengan bukan sekadar lokasi hijau, tapi benteng ekologis yang menopang kehidupan ribuan orang di bawahnya. Reforestasi di sini berarti menjaga sumber air, mencegah longsor, dan memastikan lahan tetap subur untuk generasi mendatang,” ujar perwakilan LindungiHutan dalam keterangannya.

Selain di Pangalengan, empat lokasi baru lainnya yang dibuka LindungiHutan tersebar di berbagai wilayah pesisir dan hulu Indonesia, sebagai bentuk komitmen terhadap konservasi ekosistem dari laut hingga darat. Setiap lokasi memiliki karakteristik dan urgensi yang berbeda, mulai dari pemulihan mangrove di kawasan pesisir, hingga restorasi hutan rakyat di pedalaman.

Inisiatif ini menjadi bagian dari visi LindungiHutan untuk membangun jejaring konservasi partisipatif yang melibatkan masyarakat, komunitas, dan korporasi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Melalui platform lindungihutan.com, publik dapat berpartisipasi langsung dalam pendanaan, penanaman, hingga pemantauan pertumbuhan pohon secara transparan dan terukur.

“Kami percaya bahwa setiap pohon yang tumbuh adalah harapan. Dengan membuka lokasi-lokasi baru ini, kami ingin menghadirkan ruang bagi publik untuk ikut beraksi menjaga bumi—mulai dari satu bibit di Pangalengan,” tambahnya.

Kegiatan penanaman di Pangalengan terbuka bagi siapa pun yang ingin turut berkontribusi dalam menjaga hutan dan lingkungan Jawa Barat. Informasi lengkap mengenai program reforestasi di wilayah ini dapat diakses melalui https://lindungihutan.com/lokasi/177/pangalengan

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 940 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

MEGA SHOW Hong Kong Kembali Hadir untuk Edisi ke-33, Hadirkan Lebih dari 3.000 Eksibitor Produk Asia pada Oktober 2026

28 Agustus 2026 - 18:38 WITA

Telkom AI Connect Dorong Talenta Tak Sekadar Ikuti Tren, tapi Kuasai Problem Solving dengan AI

28 Agustus 2026 - 16:56 WITA

Pekan Halal Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Ekosistem Halal, Pendidikan, dan Gaya Hidup dalam Satu Ruang

28 Agustus 2026 - 16:53 WITA

Usaha Ikutan Bazar, Seberapa Efektif untuk Menambah Penjualan?

28 Agustus 2026 - 16:39 WITA

Bittime Dorong Kebiasaan Investasi di Hari Gajian Lewat PayDay GainDay

28 Agustus 2026 - 16:36 WITA

Tuntaskan 4 Proyek ECRL Malaysia, PLN NPC Perkuat Rekam Jejak EPC Global

28 Agustus 2026 - 13:58 WITA

Trending di Bisnis