Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Papua · 22 Okt 2025 11:40 WITA ·

Pasca Operasi, Satgas Yonif 712/WT Bangun Harapan Baru Untuk Warga Soanggama Papua


Pasca Operasi, Satgas Yonif 712/WT Bangun Harapan Baru Untuk Warga Soanggama Papua Perbesar

Papua, Sulutnews.coom — Kemenangan bukan hanya diukur dari keberhasilan menaklukkan musuh, tetapi juga dari kemampuan membangun kembali kedamaian bagi rakyat. Itulah yang kini tergambar di Kampung Soanggama, Papua, setelah Operasi Pembebasan Soanggama di bawah Komando Operasi Habema Kogabwilhan III berhasil menuntaskan misi strategis memulihkan keamanan dan kedaulatan di wilayah tersebut.

Pasukan Satgas Rajawali II, Satgas Yonif 712/Wiratama, berhasil menguasai Markas Besar Kodap VIII/Soanggama, yang selama ini menjadi pusat aktivitas kelompok separatis bersenjata OPM. Keberhasilan ini menandai berakhirnya masa kelam bagi masyarakat Soanggama yang selama bertahun-tahun hidup dalam bayang-bayang ketakutan, tekanan, dan intimidasi. Kini, berkat ketegasan dan keberanian prajurit TNI, masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan dengan rasa aman dan penuh harapan di bawah naungan Merah Putih.

Pasca operasi, Satgas Yonif 712/Wiratama menunjukkan sisi humanis TNI. Para prajurit tidak berhenti pada tugas tempur semata, melainkan langsung berbaur dengan masyarakat, membantu warga menata kembali kampung mereka yang sempat ditinggalkan akibat konflik. Kegiatan gotong royong, komunikasi sosial, dan pelayanan kesehatan dilakukan secara serentak sebagai bukti nyata bahwa TNI tidak hanya hadir untuk menumpas ancaman, tetapi juga membangun kembali kepercayaan dan harapan rakyat Papua.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI hadir bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk melindungi dan membantu mereka bangkit. Papua adalah bagian dari Indonesia, dan rakyat Papua adalah saudara kami,” ungkap salah satu prajurit Yonif 712/Wiratama di sela kegiatan bersama warga. Keberhasilan operasi ini juga menjadi kebanggaan bagi Kodam XIII/Merdeka, yang turut menurunkan satuan andalannya, Yonif 712/WT, dalam operasi pembebasan ini. Profesionalisme, disiplin, dan dedikasi tinggi para prajurit menjadi kunci keberhasilan dalam mengembalikan situasi aman di Soanggama.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,055 kali

Baca Lainnya

Tingkatkan Kesadaran Hukum Kodam XIII/Merdeka Gelar Penyuluhan “Prajurit TNI Prima Taat Hukum”

22 Juli 2026 - 17:37 WITA

TMMD Ke-129 Tahun 2026 Resmi Dibuka di Kecamatan Taluditi Wujud Sinergi TNI dan Pemerintah Percepat Pembangunan Desa

16 Juli 2026 - 20:10 WITA

Perkuat Pembangunan Wilayah Perbatasan, Gubernur Sulut Bersama Pangdam XIII/Merdeka Hadiri Pembukaan Karya Bakti Skala Besar 2026 di Talaud

15 Juli 2026 - 23:42 WITA

Pangdam XIII/Merdeka Hadiri Panen Raya Padi Serentak Tegaskan Komitmen TNI Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

14 Juli 2026 - 18:36 WITA

Perkuat Fondasi Moral, Ideologi Dan Keimanan Kepada Tuhan Yang Maha Esa, Bintaljarahdam XIII/Merdeka Bekali Prajurit Hadapi Tantangan Global

24 Juni 2026 - 23:14 WITA

Semarak HUT Ke-68 Kodam XIII/Merdeka Gelar Lomba Pencak Silat Militer Serentak di Sulut dan Gorontalo

9 Juni 2026 - 23:00 WITA

Trending di Manado