Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

NTT · 13 Des 2024 14:10 WITA ·

Warga Desa Kuli Keluhkan Prioritas Bantuan Hanya untuk Aparat Desa dan BPD


Foto Ilustrasi iStock Perbesar

Foto Ilustrasi iStock

Rote Ndao,Sulutnews.com – Sejumlah warga Desa Kuli, Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao menyampaikan keluhan terkait penyaluran bantuan desa yang dinilai tidak merata. Mereka menuduh Kepala Desa Kuli, Junus O. Dillak, memprioritaskan bantuan untuk aparat desa, Ketua BPD, dan anggota BPD, tanpa memperhatikan kebutuhan masyarakat umum.

“Bantuan seperti anggaran rehabilitasi rumah layak huni dan bantuan pertanian lebih banyak diberikan kepada aparat desa,” ungkap salah satu warga pada Jumat, 13 Desember 2024.

Beberapa penerima bantuan yang disebutkan warga termasuk:
Frans Messakh, anggota BPD Desa Kuli, menerima pompa hama.
-Mateos Kolioe, Ketua BPD Desa Kuli, menerima pompa hama dan anggaran rehabilitasi rumah.

Warga merasa kecewa karena mereka tidak mendapatkan manfaat dari program bantuan desa. “Kami masyarakat Desa Kuli meminta Bapak Bupati Oder Max Sombu untuk mengevaluasi kinerja pemerintah desa. Kepala Desa hanya memikirkan aparat desa, sementara kami ini apa?” cetus salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kepala Desa Junus O. Dillak membenarkan bahwa beberapa aparat desa telah menerima bantuan. Namun, ia menanggapi keluhan tersebut dengan ringan. “Mereka sudah dapat ya sudah, tidak usah dibesar-besarkan lagi,” ujar Junus singkat.

Sementara itu, Ketua BPD Desa Kuli, Mateos Kolioe, yang dihubungi media mengaku menerima bantuan tersebut. “Iya, saya dapat betul. Tapi saat ini saya masih di Kupang,”** jawabnya singkat.

Warga berharap Bupati Rote Ndao, Oder Max Sombu, segera turun tangan untuk mengevaluasi pengelolaan bantuan dan memastikan transparansi serta pemerataan dalam pelaksanaannya.

Reporter: Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,340 kali

Baca Lainnya

Usman Husin Dorong Perhutanan Sosial NTT Sebagai Motor Perekonomian Masyarakat

1 April 2026 - 17:49 WITA

Di Balik Jubah Pdt. David Selan Di duga ada perbuatan melawan hukum Dengan Salah satu Pengerja

31 Maret 2026 - 12:07 WITA

DIDUGA WM STAF PUSKESMAS OELE HINA TETANGGA, DILAPORKAN KE POLSEK ROTE SELATAN

30 Maret 2026 - 19:48 WITA

Sebulan Penuh April 2026 – Semarak HUT Rote Ndao ke-24 dan Paskah 2026

30 Maret 2026 - 15:56 WITA

Wakil Gubernur NTT Tekankan Adaptasi, Inovasi, dan Disiplin Bagi ASN untuk Pelayanan Publik Berkualitas

30 Maret 2026 - 11:12 WITA

Gubernur Melki Laka Lena Resmikan Dapur Flobamorata SMK Katolik Kusuma di Belu

30 Maret 2026 - 10:52 WITA

Trending di Internasional