Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bitung · 16 Mar 2025 18:50 WITA ·

Ustadz Abdullatif Tahir : Berpuasa Hanya Sekedar Lapar dan Haus


Ustadz Abdullatif Tahir : Berpuasa Hanya Sekedar Lapar dan Haus Perbesar

Bitung, Sulutnews.com – Melaksanakan puasa di bulan ramadhan adalah wajib bagi setiap muslim. Demikian ini adalah salah satu yang utama sebagai sarana penghapus dosa.

Di bulan yang penuh berkah dan segala keutamaan kebajikan di pahalai berlipat ganda, masih banyak pula yang lalai dalam menyikapinya.

Ustadz Abdullatif Tahir, melalui ceramah singkatnya yang berlangsung di Kawasan Ramadhan Fest 2025, Kecamatan Maesa, Kota Bitung, Minggu(16/03/25), menyimpulkan lima hal yang membuat puasa menjadi sia sia.

Ada lima penyebab hingga berpuasa di bulan ramadhan hanya sekedar lapar dan haus semata.

Yang pertama adalah membicarakan keburukan orang lain alias menggunjing.

” Kemudian yang kedua adalah berbohong, hingga menyebabkan puasa tertolak.” Jelasnya.

Selanjutnya perbuatan sia sia yang melunturkan pahala puasa yakni memandang dengan syahwat.

” Melihat lawan jenis dengan penuh syahwat adalah perbuatan yang juga membatalkan pahala puasa.”

Kemudian sifat mengadu domba dengan maksud merusak kebersamaan dan bersumpah palsu demi kepentingan pribadi, menurutnya kedua hal ini juga merupakan perbuatan tercela dan sia sia .

Untuk itu, ia mengajak agar selalu menghidari hal hal tersebut demi kelancaran amal baik dan pahala di bulan ramadhan ini.

Ia juga mengingatkan supaya nilai positif dalam bulan ramadhan ini dapat di implementasikan di waktu berikutnya.

” Semoga kita semua dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih baik dan terhindar dari lima hal yang dapat menghapus pahala.” Tandasnya.

Mengakhirinya tausiah menjelang buka puasa, ia berpesan ” kejujuran mengantarkan pada kebaikan, dan kebaikan membawa kita ke surga.” Tutupnya.

(Tzr)

Artikel ini telah dibaca 1,350 kali

Baca Lainnya

Posbankum Jadi Jembatan Hukum Masyarakat, Kemenkum Resmikan di 15 Daerah Sulut

27 Februari 2026 - 00:11 WITA

Stefanus BAN Liow Tinjau Kesiapan Pelayaran PELNI dan KSOP Bitung Jelang Nyepi dan Lebaran

26 Februari 2026 - 22:30 WITA

James Kaihatu Serahkan Tongkat Kepemimpinan Bapelkum Bitung kepada Sudarsono

26 Februari 2026 - 22:09 WITA

Wakil Walikota Tomohon Sendy Rumajar Hadiri Apel Bulan K3 Nasional Tahun 2026

25 Februari 2026 - 23:18 WITA

Panitia Pastikan Konferensi PWI Sulut Berjalan Demokratis Sesuai PD/PRT

24 Februari 2026 - 00:21 WITA

Bukan Hanya Jualan Takjil, Ramadhan Fest Bitung  Tebar Nilai Spiritual

22 Februari 2026 - 18:42 WITA

Trending di Bitung