Bitung, Sulutnews.com – Ustad Zainal Dama hadir dalam nuansa jelang berbuka puasa yang berlangsung di kawasan Ramadhan Fest 2025 di antara para pedagang Takjil dan Pasar Senggol.
Hadirnya kali ini memberikan motivasi kepada seluruh umat Muslim agar menjalankan puasa dibarengi dengan amalan amalan khusus.
Ini disampaikannya dalam tausiah sore jelang berbuka puasa di Pusat Kota Bitung. Selasa(04/03/25).
Untuk bisa memaksimalkan hasil dari ibadah puasa, ada sejumlah Amaliah yang harus dikerjakan agar puasa tidak sia-sia, katanya.
“Sebagai bentuk motivasi kepada kita dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan yang mulia ini, Alhamdulillah telah empat hari kita lalui.
Ada paling tidak empat hal yang perlu kita perhatikan bersama yang merupakan Amaliah-Amaliah pendukung sehingga puasa yang kita lakukan di bulan suci Ramadan akan bisa menjadi maksimal pahalanya di sisi Allah Subhanahu Wa Taala”, kata Ustad Zainal.
Ia menjelaskan, salah satunya adalah sahur, sebab ini bukan hanya sekedar makan dan minum.
“Sahur ini lebih identik sebagai bentuk persiapan seorang muslim agar dia mampu menahan diri dari perkara-perkara yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari”, tuturnya.
Sebagaimana hadist nabi shallallahu alaihi wasallam, “bersahurlah kalian karena sesungguhnya di dalam bersahur itu terdapat keberkahan.”
“Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa ketika dia hendak berbuka maka di situlah terdapat doa ,dan doa itu tidak akan ditolak oleh Allah subhanahu wa ta’ala”, katanya.
Untuk itu, ia mengajak kepada seluruh umat Muslim di bulan suci Ramadhan ini untuk memperbanyak membaca Al Quran serta mengamalkan sedekah
(Tzr)





