Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Bisnis · 21 Apr 2026 10:21 WITA ·

Tampil Beda dengan Motor Baru Premium, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Mulai 0,7%


Tampil Beda dengan Motor Baru Premium, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Mulai 0,7% Perbesar

Jakarta, 20 April 2026 – Di tengah berbagai tekanan daya beli yang sempat membayangi perekonomian nasional, sepeda motor justru tetap menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia dalam memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari. Bukan hanya sebagai alat transportasi, roda dua kini semakin mengukuhkan perannya sebagai penopang aktivitas produktif sekaligus bagian dari gaya hidup modern.

Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat, sepanjang 2025 penjualan sepeda motor nasional mencapai lebih dari 6,4 juta unit, tumbuh sekitar 1,3% secara tahunan. Angka ini mencerminkan pasar yang tetap resilien, dengan rata-rata penjualan bulanan mencapai lebih dari 500 ribu unit yang menegaskan bahwa permintaan terhadap kendaraan roda dua masih sangat kuat di berbagai segmen masyarakat.

Menariknya, di tengah tren tersebut, pembelian secara kredit masih mendominasi dengan kontribusi sekitar 65% dari total transaksi. Hal ini menunjukkan peran strategis industri pembiayaan dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan pasar otomotif nasional.

Melihat dinamika tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan program pembiayaan motor baru premium dengan bunga kompetitif mulai dari 0,7% per bulan dan tenor hingga 5 tahun. Program ini ditujukan khusus bagi nasabah BRI serta karyawan BRI Group sebagai bagian dari penguatan sinergi ekosistem keuangan BRI.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menyampaikan bahwa tren pasar menunjukkan adanya pergeseran preferensi masyarakat, di mana kendaraan roda dua tidak lagi semata-mata berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup dan personal branding.

“Pasar sepeda motor di Indonesia menunjukkan ketahanan yang kuat, bahkan di tengah tantangan ekonomi. Kami melihat adanya peningkatan minat terhadap segmen motor premium, yang tidak hanya menawarkan performa, tetapi juga mencerminkan karakter dan gaya hidup penggunanya. Melalui program ini, BRI Finance ingin menghadirkan solusi pembiayaan yang relevan dengan kebutuhan tersebut,” ujar Dhani.

Selain itu, pertumbuhan pasar juga ditopang oleh faktor eksternal seperti penurunan suku bunga serta dukungan pembiayaan yang semakin mudah diakses, yang secara konsisten mendorong peningkatan penjualan dalam beberapa bulan terakhir.

Pengajuan pembiayaan dapat dilakukan secara digital melalui platform resmi BRI Finance maupun melalui jaringan mitra dealer di seluruh Indonesia. Dengan proses yang semakin seamless dan terintegrasi, BRI Finance optimistis dapat terus memperkuat perannya sebagai enabler dalam ekosistem pembiayaan otomotif nasional.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

3 Mei 2026 - 16:00 WITA

Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

3 Mei 2026 - 15:55 WITA

Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

3 Mei 2026 - 14:00 WITA

Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan yang Efisien, Tepat Waktu, dan Terintegrasi

3 Mei 2026 - 08:55 WITA

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

2 Mei 2026 - 17:25 WITA

KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

1 Mei 2026 - 21:20 WITA

Trending di Bisnis