Menu

Mode Gelap
DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global

NTT · 13 Agu 2025 14:14 WITA ·

Stefen Nalle Bantah Intervensi Penjabat Desa Fia Fangga


Stefen Nalle Bantah Intervensi Penjabat Desa Fia Fangga Perbesar

Rote Ndao, Sulutnews.com – Mantan penjabat kepala desa (Pj. Kades) Fia Fangga, Stefen Nalle, membantah tudingan bahwa dirinya menjadi penyebab ketidakhadiran Pj. Kades Fia Fangga saat ini, Erwin O. Theon, di wilayah desa tersebut. Klarifikasi ini disampaikan menyusul adanya dugaan yang beredar di masyarakat terkait peran Stefen Nalle dalam pemerintahan desa saat ini.

Stefen Nalle menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki hak untuk mengintervensi Erwin O. Theon dalam menjalankan tugasnya sebagai Pj. Kades Fia Fangga. Menurutnya, setelah serah terima jabatan dan kembali ke profesi semula sebagai guru, segala urusan pemerintahan desa menjadi tanggung jawab penuh pejabat yang baru.

“Saya tidak berhak mengintervensi Pak Erwin, karena saya bukan lagi kepala desa. Saya sudah menjadi masyarakat biasa. Setelah pelantikan dan serah terima jabatan, saya sudah kembali ke tugas pokok sebagai guru. Jadi, tidak ada urusan lagi di desa persiapan. Semuanya menjadi tanggung jawab Pj. baru,” ujarnya.

Menanggapi isu terkait pengelolaan anggaran desa, Stefen Nalle menjelaskan bahwa selama masa kepemimpinannya, pengelolaan anggaran dilakukan secara transparan dan akuntabel. Ia juga menyebutkan bahwa anggaran yang dikelola oleh desa persiapan Fia Fangga sangat terbatas, karena hanya berasal dari sebagian kecil dana yang diberikan oleh desa induk, yaitu Desa Oelasin.

“Selama saya menjabat, saya selalu terbuka dengan masyarakat terkait anggaran desa. Anggaran yang kami kelola sangat sedikit, yang diberikan oleh Desa Oelasin. Itupun tidak bisa digunakan untuk pembangunan fisik maupun non fisik. Kita semua tahu bahwa anggaran tersebut habis untuk operasional, seperti insentif perangkat desa, lembaga kemasyarakatan, ATK, dan perjalanan. Jadi, jika ada yang mengatakan kami korupsi anggaran desa, itu tidak benar,” tegasnya.

Stefen Nalle berharap agar masyarakat tidak lagi memiliki prasangka negatif terhadap dirinya dan memberikan kesempatan kepada Pj. Kades yang baru untuk menjalankan tugasnya dengan baik.

Reporter: Alden Mesah

Artikel ini telah dibaca 1,634 kali

Baca Lainnya

Bertemu Kapolda NTT, Memacu Bripka Sumantri Untuk Terus Bekerja Maksimal

14 April 2026 - 11:15 WITA

Debat Pandangan Ammy Amelia Plt Bupati Cilacap: Haruskah KPK Memberi Peringatan Sebelum Melakukan OTT?

4 April 2026 - 08:18 WITA

Bupati Paulus Henuk Bersama Dirjen KKP Dan Perwakilan PLN Pertamina Patra Niaga Energi, Garam, dan Harapan dari Timur

2 April 2026 - 07:59 WITA

Usman Husin Dorong Perhutanan Sosial NTT Sebagai Motor Perekonomian Masyarakat

1 April 2026 - 17:49 WITA

Di Balik Jubah Pdt. David Selan Di duga ada perbuatan melawan hukum Dengan Salah satu Pengerja

31 Maret 2026 - 12:07 WITA

DIDUGA WM STAF PUSKESMAS OELE HINA TETANGGA, DILAPORKAN KE POLSEK ROTE SELATAN

30 Maret 2026 - 19:48 WITA

Trending di Hukrim