Manado, Sulutnews.com. Sekprov Sulut Steve Kepel ST.M.Si Jumat (31/3) membuka pasar murah pada acara Gerakan Pangan Murah (GPM) dihalaman belakang Kantor Gubernur Sulut. Usai dibuka ratusan pegawai atau Aparat Sipil Negara (ASN) dan masyarakat umum disekitar Kantor Gubernur langsung serbu lokasi pasar murah. Hadir Asisten II Dr Praseno Hady SE Ak yang juga Kadis Pangan, Kadis Perindag Denny Mewengkang SE MM dan Pengurus Dharma Wanita dan pejabat terkait.

Sekprov Sulut Steve Kepel saat membaca sambutan Gubernur Olly Dondokambey SE mengatakan pasar murah saat ini dilaksanakan oleh Dharma Wanita Persatuan Sulut bekerjasama dengan Dinas Perindag, Dinas Pangan dan Bulog Sulut untuk membantu ASN dan masyarakat terutama dibulan Puasa dan Hari Raya Idul Fitri.
Selain itu untuk menstabilkan stok dan harga agar tidak naik disaat hari Raya Idul Fitri. Kemudian untuk menjaga inflasi” Jadi tujuannya baik untuk membantu ASN dan masyarakat umum” kata Sekprov.

Sementara Kadis Perindag Denny Mewengkang mengatakan, pasar murah sudah dilakukan sejak dua mingu lalu di semua Kabupaten dan Kota. Dan cukup baik karena sangat membantu dan inflasi terjaga stabil. Menurutnya yang terpenting stok pangan dan sembako cukup sehinga harga stabil meski permintaan naik. Kalau stok kurang itu yang sulit” Kita bersyukur stok cukup saat ini” kata Kadis.Sejumlah ASN dan dan warga kepada Sulutnews.com senang bisa beli kebutuhan sembako murah.” Kami senang dan berharap bisa dibuat lagi kedepan” kata sejumlah ASN dan warga namun engan menyebutkan namanya.
Harga beras Dua Merpati Rp 60.000 per 5 kg Minyak goreng Rp12.500/kg Gula putih Rp 13.000/kg terigu Rp 11.000/kg mentega 200 gram Rp 8.500. Telur ayam Rp 48.000 per baki.(Fanny)







