Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Health · 24 Jan 2026 20:16 WITA ·

Ratusan Warga Rempang hingga Pulau Nguan Padati RSKI Galang, Antusias Ikuti Seminar Otak Bersama Dokter Pertama Operasi Batang Otak di Indonesia


Ratusan Warga Rempang hingga Pulau Nguan Padati RSKI Galang, Antusias Ikuti Seminar Otak Bersama Dokter Pertama Operasi Batang Otak di Indonesia Perbesar

Galang,Sulutnews.com — Ratusan warga dari Rempang, Galang, hingga Pulau Nguan memadati Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKI) Galang, Jumat (23/1/2026), untuk mengikuti Seminar Brain Education bertajuk “The Greatness of Human Brain & the Potential Catastrophe”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Artha Graha Peduli (AGP) melalui Makmur Elok Graha (MEG) dan Arthakes sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Seminar ini menghadirkan Prof. Dr. Dr. dr. Eka Julianta Wahjoepramono, Sp.BS(K), PhD., dokter spesialis bedah saraf yang dikenal sebagai dokter pertama di Indonesia yang berhasil melakukan operasi pada batang otak manusia. Kehadiran Prof. Eka menjadi daya tarik utama, terlihat dari tingginya antusiasme masyarakat yang ingin mendapatkan edukasi langsung dari pakar di bidangnya.

Dalam pemaparannya, Prof. Eka menjelaskan peran vital otak sebagai pusat kendali seluruh fungsi tubuh manusia. Ia juga mengedukasi peserta mengenai berbagai penyakit yang dapat mengganggu fungsi otak serta pentingnya deteksi dan penanganan medis yang tepat sejak dini.

“Memahami cara kerja otak sangat penting agar masyarakat lebih waspada terhadap gangguan kesehatan yang berkaitan dengan otak. Dengan pemeriksaan dan penanganan yang tepat, risiko kondisi yang lebih berat dapat dicegah,” ujar Prof. Eka.

Tak hanya seminar edukatif, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Layanan ini difasilitasi oleh MEG dan Arthakes sebagai upaya deteksi dini sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan secara rutin.

Antusiasme warga tampak sejak pagi hari, dengan ratusan peserta memenuhi area RSKI Galang. Kehadiran warga dari berbagai wilayah mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap kegiatan edukasi kesehatan yang mudah diakses dan bermanfaat langsung.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Camat Galang, perwakilan Dinas Pendidikan Kota Batam, Kapolsek Galang, Koramil Galang, Kepala Puskesmas Galang, Kepala Puskesmas Rempang Cate, Lurah Rempang Cate, Lurah Sijantung, serta Lurah Sembulang.

Salah satu warga Rempang, Rusli, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran seminar dan layanan kesehatan gratis sangat membantu masyarakat.

“Kami senang RSKI Galang kembali aktif dengan kegiatan seperti ini. Kami jadi lebih paham pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan sejak dini, bukan hanya saat sudah sakit,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan pelaku UMKM kuliner lokal Rempang Eco City yang turut meramaikan acara. Salah satu pelaku UMKM, Nur, menilai keterlibatan UMKM memberikan dampak positif bagi usaha kecil di sekitar wilayah tersebut.

“Kami bersyukur bisa dilibatkan. Selain ramai, kegiatan seperti ini membantu UMKM lokal agar terus bergerak dan lebih dikenal masyarakat,” katanya.

Perwakilan AGP, Leonardo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat melalui edukasi dan layanan kesehatan yang dapat diakses langsung oleh warga.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin terus berkontribusi menghadirkan edukasi dan layanan kesehatan bagi masyarakat. Antusiasme warga menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan program yang bermanfaat dan berdampak positif,” pungkas Leonardo.(Mercys)

Artikel ini telah dibaca 1,076 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mikael Manu Anggota DPRD Rote Ndao Minta Bupati dan Dinas Pendidikan Berikan Perhatian: Siswa SMPN 2 Lobalain Alami Bengkak Lutut Setelah Dihukum Berlutut

10 Februari 2026 - 19:52 WITA

Bahas 13 Ranperda, Bapemperda DPRD Rote Ndao Perkuat Fondasi Hukum Daerah

9 Februari 2026 - 22:22 WITA

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Haji Malik Mahboob Ahmad: Musafir Pakistan yang Bawa Berkah ke Kupang dan Melanjutkan Perjalanan ke Australia

6 Februari 2026 - 11:09 WITA

Yusuf L Henuk Klaim Kalahkan Prof. Muryanto Amin dalam Perjuangan 3 Tahun Lebih

6 Februari 2026 - 08:08 WITA

Waooh Proses Tender Pinjam Bendera di Rote Ndao: Perhatian Serius

3 Februari 2026 - 20:52 WITA

Trending di Bali