Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur.sulutnews.com – Sebanyak ratusan ekor ikan paus pilot terdampar di wilayah pesisir Pantai Mbadokai, Desa Fuafuni, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, pada Senin (9/3/2026) hingga Selasa (10/3/2026). Sebelumnya, kelompok paus ini juga tercatat terdampar di Pantai Batutua, Desa Batutua, sebelum muncul kembali di lokasi terkini.
https://youtu.be/EOVxRvW6ndc?si=J2iSit7aEMExttao
PJ Kades Fiafangga Frids Mbuik mengkonfirmasi kejadian tersebut kepada media pada hari Selasa. Menurutnya, terdapat fenomena unik yang terjadi sebelum sebagian paus tersebut meninggal di bibir pantai Dusun Mbadokai.
“Satu ekor paus besar dengan ukuran sekitar 4,5 meter mengeluarkan suara nyaring dan tampak meneteskan air mata. Setelah itu, seluruh paus yang berada di luar perairan merapat ke bibir pantai Mbadokai dan akhirnya sekitar 20 ekor dari mereka tidak dapat bertahan hidup,” jelas Frids Mbuik.
Sejak hari Senin (9/3/2026) hingga Selasa (10/3/2026), masyarakat berbondong-bondong ke bibir pantai Mbadokai untuk menyaksikan kejadian tak terduga tersebut. Dengan inisiatif bersama antara masyarakat dan pemerintah desa, akhirnya dilakukan pengajuan untuk mendapatkan bantuan ekskavator untuk mengangkat jenazah paus yang meninggal agar dievakuasi ke darat dan dikuburkan. “Kita bekerja sama dengan masyarakat untuk menangani kondisi ini dengan sebaik-baiknya,” curhat Frids Mbuik.(Dance)





