Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Sitaro · 10 Jul 2025 21:05 WITA ·

Program Nasional PKG, Dinkes Sitaro Perkuat Layanan Kesehatan Anak Sekolah


Kepala Dinas Kesehatan Sitaro, Evita N.W. Janis Perbesar

Kepala Dinas Kesehatan Sitaro, Evita N.W. Janis

SITARO.sulutnews.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) melalui Dinas Kesehatan terus memperluas pelayanan kepada masyarakat. Kali ini, program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) hadir khusus menyasar anak sekolah sebagai bagian dari gerakan nasional memperkuat layanan kesehatan bagi generasi muda.

Jika sebelumnya program ini difokuskan bagi warga berulang tahun, kini jangkauannya diperluas hingga ke ruang kelas SD, SMP, hingga SMA di seluruh pelosok Sitaro.

“Mulai Juli, setelah libur sekolah, pemeriksaan kesehatan gratis akan dilaksanakan di semua sekolah dasar di wilayah Sitaro,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Sitaro, Evita N.W. Janis, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis, 10/07/2025.

Dinas Kesehatan melalui 13 puskesmas yang ada telah melakukan pendataan terstruktur terkait jumlah sekolah dan peserta didik yang akan menjadi sasaran. Pelaksanaannya akan disesuaikan dengan distribusi tenaga kesehatan serta ketersediaan bahan medis habis pakai (BMHP).

Program ini diharapkan mampu mendeteksi lebih dini potensi masalah kesehatan siswa, seperti anemia, gangguan pertumbuhan, penglihatan, hingga kesehatan mental emosional yang kerap tidak terpantau baik di rumah maupun di sekolah.

“Target kami, seluruh siswa dari SD sampai SMA bisa terlayani. Ini investasi penting untuk membangun generasi sehat dan produktif menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Janis.

Langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari petunjuk teknis Kementerian Kesehatan RI yang menekankan pentingnya memperkuat layanan promotif dan preventif di sektor pendidikan, yang nilainya tak kalah signifikan dibanding pembangunan infrastruktur sekolah maupun kurikulum.

 

Artikel ini telah dibaca 975 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bertaruh Nyawa di Tengah Gelombang 5 Meter, Kisah Veskin Parasan Kendalikan Perahu Demi Selamatkan Empat Jiwa

17 Maret 2026 - 15:13 WITA

5 Warga Hilang di Laut Sangihe Ditemukan Selamat, Begini Respon Legislator Sulut Vionita Kuera

17 Maret 2026 - 14:04 WITA

Dua Hari Hilang di Laut, Lima Warga Akhirnya Ditemukan Nelayan Karalung di Perairan Sitaro

17 Maret 2026 - 09:04 WITA

Kapitalau Dame Satu Dukung Penerapan SISWAKAM, Dorong Transparansi Pengelolaan Keuangan Kampung

12 Maret 2026 - 12:15 WITA

Kecamatan Siau Timur Mulai Terapkan Digitalisasi Pengawasan Keuangan Desa

12 Maret 2026 - 11:53 WITA

Kejari Sitaro Bongkar Dugaan Permainan Proyek Pendidikan di SMAN 1 Siau Timur

11 Maret 2026 - 10:32 WITA

Trending di Sitaro