Manado, Sulutnews.com – Ketua Umum PNU (Pemuda Nusa Utara), DR. Hendrik Manossoh, SE, M.Si,Ak menyebut pidato perdana Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus (YSK) membawa kesejukan bagi seluruh elemen dan masyarakat Sulut.
“Pidato Gubernur laksana angin segar bagi Sulut. Sangat menyejukkan. Beliau menunjukkan sikap sebagai tokoh hebat, pemimpin yang bijaksana untuk seluruh elemen masyarakat Sulut,” sebut Opo –sapaan akrab DR. Hendrik Manossoh, Selasa (4/3/2025) siang.
Menurut Opo Manossoh, pidato Gubernur Sulut, Yulius Selvanus SE, beberapa saat setelah prosesi serah terima jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur di ruang sidang paripurna DPRD Sulut itu, mencerminkan kualitas keteladanan seorang pemimpin.
‘’Dari pidato perdana dan terbuka itu, masyarakat Sulut bisa menilai bahwa Pak Yulius Selvanus tepat sebagai Gubernur. Ideal memimpin Sulut,’’ tambah Doktor ilmu ekonomi akuntansi lulusan Universitas Airlangga Surabaya itu.
Penyampaian Gubernur, urai Opo Manossoh, memberi nuansa baru bagi Sulawesi Utara. Lebih khusus untuk warga Nusa Utara. ‘’Ya, Pak Gubernur menghadirkan harapan bagi masyarakat Nusa Utara,’’ bebernya.
Lanjut dia mengurai, dari pidato perdana tersebut, Gubernur Yulius Selvanus SE menanamkan nilai-nilai Sitou Timou Tumou Tou sebagai pondasi kepemimpinannya. Di dalamnya tersirat nilai-nilai toleransi yang menjadi kekuatan untuk membangun Sulut dengan masyarakat yang heterogen.
“Intinya, Gubernur Yulius Selvanus SE memahami apa yang dinantikan warga Sulut. Pidato beliau telah menjawab keraguan dan menggantinya dengan harapan baru akan kemajuan Sulut,’’ kata Opo.
Serah terima jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, dihadiri Gubernur Yulius Selvanus SE dan Wagub Victor Mailangkay serta pemimpin sebelumnya Olly Dondokambey dan Steven Kandouw. Keempatnya tiba bersamaan. Duduk pun sama-sama depan, di kursi yang sudah disiapkan.
Acara diadiri pimpinan dan anggota DPRD Sulut, pejabat Pemprov Sulut, dan Forkopimda Sulut. Mereka berempat disambut aplaus meriah. Prosesi serah terima jabatan dilaksanakan sesuai jadwal, diikuti Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulut pada pukul 13.00 WITA.
Sertijab ini menandakan dimulainya era baru kepemimpinan Yulius-Victor di Bumi Nyiur Melambai. Momen bersejarah ini juga diwarnai dengan penyerahan buku memori jabatan dari Olly Dondokambey kepada Yulius Selavanus.
Sesudah serah terima jabatan, dilanjutkan dengan sidang paripurna penyampaian pidato perdana Gubernur Yulius Selvanus SE sebagai pemimpin Sulut periode 2025-2030.
Pada pidato perdana tersebut, Gubernur Yulius Selvanus SE menekankan pentingnya persatuan dan kebersamaan dalam membangun Sulut.
“Kita bersyukur Pilkada berjalan dengan baik. Masyarakat Sulut telah menunjukkan kedewasaan dalam berpartisipasi untuk kemajuan daerah,” ujarnya.
Gubernur Yulius Selvanus juga mengapresiasi seluruh masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya dengan penuh tanggung jawab. “Dengan rendah hati, saya dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay menerima amanat dari rakyat Sulut. Kalian adalah pejuang sejati,” ungkapnya.
Gubernur Yulius Selvanus mengajak seluruh elemen masyarakat Sulut bersatu untuk membangun daerah. “Torang samua basudara. Saatnya kita bekerja bersama demi Sulut yang lebih maju,” tandasnya.(Andy Gansalangi)





