Bitung, Sulutnews.com – Dalam rangka mendukung Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123, Polres Bitung mengadakan kegiatan penyuluhan Kamtibmas yang berfokus pada bahaya terorisme, radikalisme, dan kenakalan remaja di Kelurahan Girian, Kecamatan Girian, Kota Bitung pada Selasa, (25/02/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan menjadi salah satu langkah strategis untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di lingkungan setempat.
Kasat Binmas Polres Bitung, AKP Petrus Katiandago, dalam sambutannya menekankan betapa pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban (Kamtibmas).
Menurutnya, keberhasilan dalam menjaga keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga melibatkan peran serta masyarakat.
“Keamanan memberikan rasa aman kepada masyarakat, sementara ketertiban menciptakan suasana yang sesuai dengan aturan,” jelas AKP Petrus Katiandago.
Ia menambahkan bahwa polisi tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan penuh dari masyarakat. Oleh karena itu, keterlibatan setiap individu dalam menjaga lingkungan sangat dibutuhkan.
Sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi yang lebih aman, Polres Bitung telah mengembangkan program Polisi Masyarakat (Polmas), yang bertujuan untuk mempererat hubungan antara aparat kepolisian dengan masyarakat.
Program ini diharapkan dapat membantu menjaga keamanan di setiap lingkungan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
AKP Petrus juga mengingatkan agar masyarakat selalu proaktif dalam memberikan informasi apabila ada indikasi atau tanda-tanda kejahatan yang bisa meresahkan warga sekitar.
Di kesempatan yang sama, KBO Binmas Polres Bitung, Iptu Edi L, turut memberikan pemaparan mengenai kenakalan remaja yang marak terjadi di kalangan generasi muda.
Iptu Edi menyoroti berbagai bentuk penyimpangan yang sering terjadi, seperti penyalahgunaan narkoba, merokok, penggunaan senjata tajam, pelanggaran lalu lintas, hingga perundungan (bullying).
“Kenakalan remaja adalah tindakan yang melanggar hukum, norma, atau aturan yang berlaku di masyarakat. Oleh karena itu, pengawasan dari orang tua dan peran aktif lingkungan sangat penting untuk mencegahnya,” jelas Iptu Edi L.
Iptu Edi juga mengingatkan bahwa pentingnya peran orang tua dan lingkungan sekitar dalam memberikan pendidikan serta pengawasan yang baik terhadap anak-anak, agar mereka tidak terjerumus ke dalam tindakan negatif yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
Penyuluhan Kamtibmas ini diharapkan dapat menambah kesadaran masyarakat, terutama dalam menjaga keamanan serta mencegah berkembangnya isu-isu negatif seperti terorisme dan radikalisasi.
(Tzr)





