Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Uncategorized · 13 Agu 2025 21:10 WITA ·

Pengadaan Air Bersih di Desa Oelasin Menuai Polemik Akibat Ketidaksesuaian dengan RAB


Pengadaan Air Bersih di Desa Oelasin Menuai Polemik Akibat Ketidaksesuaian dengan RAB Perbesar

Rote Ndao, Sulutnews.com – Proyek pengadaan air bersih yang digagas oleh Pemerintah Desa Oelasin pada tahun 2023 lalu, kini menjadi sorotan karena dinilai tidak memberikan manfaat yang merata bagi seluruh warga Dusun Oelasin. Padahal, proyek ini menelan anggaran yang cukup besar. (13/08/2025)

Seorang warga Desa Oelasin yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya terhadap proyek tersebut. Menurutnya, pengadaan air bersih ini kurang memberikan dampak positif bagi kebutuhan warga dusun.

“Proyek ini tidak bermanfaat bagi masyarakat karena debit air yang dihasilkan tidak mencukupi, sehingga hanya sebagian kecil warga yang dapat menikmati air bersih ini,” ujarnya.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Oelasin, Jakobis Nalle, S.Pd, juga memberikan tanggapannya melalui sambungan telepon seluler. Ia membenarkan adanya proyek pengadaan air bersih yang telah dilaksanakan sejak tahun 2023. Namun, ia menilai bahwa proyek tersebut tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan.

“Pengadaan air bersih ini memang tidak sesuai dengan RAB yang ada. Meskipun barang-barang yang dibelanjakan sesuai dengan RAB, namun pengerjaannya tidak sesuai. Contohnya, pembangunan bak penampung air dan lantai sudah mulai mengalami kerusakan karena tidak sesuai dengan spesifikasi RAB,” jelas Jakobis.

Jakobis menambahkan bahwa ia telah berulang kali mengingatkan Kepala Desa untuk segera menindaklanjuti permasalahan ini. Menurut hasil pemeriksaan BPD, proyek tersebut dikerjakan tidak sesuai dengan spesifikasi RAB. Ia juga telah menginformasikan hal ini kepada pengawas proyek, namun hingga saat ini belum ada perkembangan informasi yang signifikan.

“Saya sudah berulang kali mengingatkan Kepala Desa untuk menindaklanjuti masalah ini. Berdasarkan pemeriksaan kami, BPD, proyek ini dikerjakan tidak sesuai spesifikasi RAB. Hal ini juga sudah saya sampaikan kepada pengawas, dan mereka sudah melakukan pemeriksaan, tetapi hanya mengambil foto fisik lalu pulang,” tuturnya.

Jakobis berharap agar sisa anggaran yang tidak terpakai dalam proyek pengadaan air bersih ini dapat segera dikembalikan kepada negara.

Reporter : Alden Mesah

Artikel ini telah dibaca 451 kali

Baca Lainnya

Prosesi Adat Serah Terima Jabatan Camat Bolangitang Barat

15 Februari 2026 - 18:27 WITA

Kejaksaan Bolmong Utara Awasi Dana Desa Melalui Program Jaga Desa

12 Februari 2026 - 22:06 WITA

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Haji Malik Mahboob Ahmad: Musafir Pakistan yang Bawa Berkah ke Kupang dan Melanjutkan Perjalanan ke Australia

6 Februari 2026 - 11:09 WITA

Yusuf L Henuk Klaim Kalahkan Prof. Muryanto Amin dalam Perjuangan 3 Tahun Lebih

6 Februari 2026 - 08:08 WITA

Keamanan, Ketertiban dan Kemajuan Daerah di Tangan FORKOPIMDA

3 Februari 2026 - 19:48 WITA

Trending di News