Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 9 Apr 2026 14:50 WITA ·

Pemuda Katolik Ketapang Apresiasi Upaya Pemerintah Jaga Stabilitas Nasional


Pemuda Katolik Ketapang Apresiasi Upaya Pemerintah Jaga Stabilitas Nasional Perbesar

Pemuda Katolik Komisariat Cabang Ketapang melalui Sekretarisnya, Feri Hyang Daika, mengapresiasi Pemerintah Indonesia atas keberhasilan menjaga stabilitas nasional di tengah krisis global akibat eskalasi konflik Iran dengan Amerika Serikat–Israel yang memicu krisis energi dan ekonomi di berbagai negara; pernyataan ini disampaikan dalam situasi terkini saat banyak negara mengalami kelangkaan BBM dan ketidakstabilan, sementara Indonesia dinilai tetap aman dengan akses energi, pangan, dan transportasi yang terjaga berkat kerja pemerintah dan dukungan masyarakat, disertai ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga stabilitas melalui toleransi, penghematan energi, dan melawan penyebaran hoaks.

Sekretaris Pemuda Katolik Ketapang, Bapak Fery Hyang Daika

Seiring terjadinya eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat-Israel, kondisi banyak negara di dunia, mengalami dampak signifikan berupa krisis energi dan ketidakstabilan ekonomi.

Di Eropa, negara-negara pengimpor minyak seperti Italia, Inggris, Jerman dan Perancis menghadapi lonjakan harga BBM karena terganggunya rantai pasok akibat penutupan selat Hormuz oleh Iran.

Sedangkan di Asia, mengutip rilis media Al Jazerra dan The Guardian, Presiden Ferdinand “Bongbong” Marcos Jr, telah menandatangani perintah eksekutif yang menempatkan Filipina saat ini dalam keadaan status darurat energi secara nasional. Akibatnya BBM menjadi langka, akses trasportasi umum terkendala, harga barang melonjak drastis dan menimbulkan keresahan ditengah masyarakat.

Sementara itu, India, Pakistan dan Bangladesh juga telah menerapkan kebijakan pembatasan pembelian BBM untuk menghindari penimbunan akibat berkurangnya pasokan energi.

Ditengah gejolak perang Iran yang berakibat tergganggunya perekonomian di banyak negara, Pemuda Katolik Kabupaten Ketapang mengapresiasi upaya Pemerintah Indonesia untuk menjaga stabilitas nasional diberbagai bidang.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Pemuda Katolik Komisariat Cabang Ketapang, Feri Hyang Daika.

“Kita dapat melihat banyak negara saat ini sedang mengalami krisis, mulai dari darurat energi, perlambatan ekonomi, pembatasan transportasi hingga ancaman krisis ketersediaan bahan pangan telah mengakibatkan kepanikan bagi masyarakat internasional.

Sementara situasi dalam negeri kita relatif aman dan kondusif, suatu hal yang patut kita syukuri. Sampai saat ini kita merasakan di bidang energi dan kebutuhan pangan, masih cukup mudah mendapat akses pada kedua sumber daya penting itu. Arus transportasi umum dan logistik juga masih berjalan dengan baik. Perayaan Hari Raya Idul Fitri, Nyepi dan Paskah secara nasional semua berjalan dengan aman tanpa gangguan.

Kami yakin hal-hal demikian tentu tak lepas dari hasil kerja keras Pemerintah melalui lembaga negara atau aparatur yang terlibat untuk menjaga stabilitas sosial dan ekonomi didalam negeri. Jadi wajar apabila kita berterimakasih pada Pemerintah dan sekaligus memberikan apresiasi tentang itu. Semoga situasi yang baik ini dapat terjaga sepanjang tahun.”, pungkasnya.

Pemuda Katolik Kabupaten Ketapang juga mengajak semua lapisan masyarakat untuk terus terlibat aktif dalam menjaga stabilitas nasional untuk mendukung terlaksananya pembangunan yang berkelanjutan.

“tanggung jawab untuk menjaga stabilitas nasional itu menjadi kewajiban kita bersama. Baik itu aparatur negara, lembaga pendidikan, keuangan dan agama, hingga semua elemen masyarakat di berbagai sektor dengan cara dan kebijaksanaan kita masing-masing.

Bagi kami secara keorganisasian, hal yang dapat dan telah kami lakukan adalah mengawal terjaganya toleransi dan kerukunan antar komunitas kepemudaan lintas agama, serta menghimbau anggota organisasi untuk berhemat energi dan bersama-sama melawan penyebaran Hoax yang dapat menyebabkan disinformasi dan berujung pada potensi terjadinya kegaduhan ditengah masyarakat” tegasnya.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 939 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bank Raya Ajak Mahasiswa dan UMKM Tingkatkan Produktivitas Melalui Bank Digital

1 Juli 2026 - 17:36 WITA

Minat Investor Indonesia terhadap Aset AI Global Meningkat, Bittime Luncurkan Fitur Earn pada Tokenized US Stocks

1 Juli 2026 - 17:28 WITA

SawitPRO Hadirkan Pilihan Pupuk Sawit Lengkap untuk Kebutuhan Petani dan Perkebunan

1 Juli 2026 - 16:47 WITA

MoraRepublic dan HMN Tech Bangun Jalur Arteri Digital yang Menghubungkan Indonesia dan Singapura

1 Juli 2026 - 16:15 WITA

Perluas Akses Investasi Aset Global Lewat Momentum Olahraga dan Gaya Hidup, Bittime Dukung Ancol Championship 2026

1 Juli 2026 - 16:09 WITA

BRI BO Otista dan BRIMedika Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dalam Program CX 100 untuk Nasabah Pensiunan

1 Juli 2026 - 14:49 WITA

Trending di Bisnis