Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Kaur · 19 Mar 2025 19:08 WITA ·

Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur Gelar Aksi Rembuk Penurunan Stunting 2025


Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur Gelar Aksi Rembuk Penurunan Stunting 2025 Perbesar

Sulutnews.com, Kaur – Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur menggelar Aksi Rembuk Stunting tingkat Kabupaten Kaur Tahun 2025 di Aula Bapperida Kaur pada Rabu (19/3/2025). Acara ini dibuka oleh Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid, S.Pd.I., dan dihadiri oleh Asisten II, Forkopimda Kaur, Kepala Perangkat Daerah, Camat, serta pendamping desa.

Aksi ini bertujuan untuk menyusun strategi dan komitmen bersama dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Kaur. Kepala Bapperida Kaur, Ir. Hiftiario Syaputra, dalam pemaparannya menyebutkan beberapa langkah strategis yang telah disusun. Salah satu target utama adalah menurunkan prevalensi stunting menjadi 12,5% pada tahun 2025, setelah sebelumnya mencapai 14,3% di tahun 2023.

Selain itu, pemerintah menetapkan 40 desa sebagai fokus intervensi dengan total 114 warga teridentifikasi mengalami stunting. Anggaran untuk program ini akan bersumber dari APBD dan Dana Desa (DD), di mana sesuai Permendes, 20% dari DD dialokasikan untuk ketahanan pangan, termasuk pangan hewani dan nabati. Langkah ini diharapkan dapat berdampak nyata dalam upaya penurunan angka stunting.

Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid, menegaskan pentingnya keterlibatan lintas sektor dalam menanggulangi stunting. Ia juga menggarisbawahi tren peningkatan prevalensi stunting di Kabupaten Kaur, yakni dari 11,3% pada tahun 2021 menjadi 12,4% di tahun 2022, dan melonjak menjadi 14,3% pada tahun 2023. Oleh karena itu, ia mendorong sinergi semua pihak untuk mencapai target yang telah ditetapkan.

Sebagai puncak acara, dilakukan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh stakeholder terkait. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian target penurunan stunting di Kabupaten Kaur, sehingga dapat menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas di masa depan.
Mt/Adv

Artikel ini telah dibaca 1,027 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Haji Malik Mahboob Ahmad: Musafir Pakistan yang Bawa Berkah ke Kupang dan Melanjutkan Perjalanan ke Australia

6 Februari 2026 - 11:09 WITA

Hanya Tuhan Yang Tau Kasus MBG di Ba’a: Anak-anak Tak Dapat Makan sudah Lima Bulan, Anggaran Ada – Perlu Klarifikasi dari Pengelola Dapur Metina

27 Januari 2026 - 08:08 WITA

Tak Henti-henti Usman Husin Anggota DPR RI Memberikan Perhatian kepada Masyarakat NTT

20 Januari 2026 - 21:30 WITA

Tak Henti-henti Usman Husin Anggota DPR RI Memberikan Perhatian kepada Masyarakat NTT

20 Januari 2026 - 20:44 WITA

Banjir di Rote Timur Sudah Ada Sebelum Pembangunan Tambak Garam, Dampak Positif Industri Didukung Masyarakat

19 Januari 2026 - 15:49 WITA

Trending di Aceh