Tahuna, Sulutnews.com – Bank Sulawesi Utara-Gorontalo (SulutGo) cabang Tahun dinilai lamban dalam melayani masyarakat, hal itu di keluhkan para nasabah yang berhubungan dengan costumer service (SC) di bank dengan tagline “Torang Pe Bank” itu.
Pasalnya Bank kebanggaan Sulut itu, hanya menyediakan 2 loket untuk CS, mengakibatkan antrian dan waktu tunggu berjam-jam bahkan ada yang memutuskan pulang dan akan kembali lagi esok harinya dengan harapan dapat pelayanan cepat.
Nasabah pun mendesak ada perbaikan dalam pelayanan, sehingga waktu yang di perlukan untuk berurusan dengan Bank SulutGo tidak terlalu lama atau memakan waktu, sebab itu Bank SulutGo diminta memahami efisiensi waktu agar pelayanan prima sebagai semangat pelayanan mampu di terapkan bukan sekedar selogan belaka.
“Saya harus menunggu berjam-jam untuk bisa di layani CS, hanya mengurus ATM kok makan waktu lama, mereka seharusnya menghargai waktu kami, kami juga banyak pekerjaan yang harus di kerjakan tapi malah waktu kami tersita disini” ungkap Nasabah yang enggan membeberkan namanya.
Demikian juga diungkap oleh Ekel salah satu nasabah, ia juga harus balak balik untuk berurusan dengan CS, “ini sudah kedua kalinya saya ke sini, kemarin ada kendala dan hari ini saya balik untuk berurusan lagi dengan CS, entah berapa jam saya harus menunggu sampai bisa di layani” ungkapnya.
Jhonny Rompas tokoh masyarakat Sangihe, angkat bicara ia memandang sudah saatnya bank SulutGo Cabang Tahuna di evaluasi pelayanannya, lagi pula pihak bank tidak memberikan pelayanan terbaik sehingga banyak keluhkan. “Kepada Komisaris yang baru terpilih dan dewan direksi anda-anda ditugaskan disitu untuk membuat perubahan bagi pelayanan bank SulutGo, jadi saatnya melihat kondisi bank SulutGo Cabang Tahuna sudah seharusnya di evaluasi” kata Rompas.
Ia juga mengungkap, belum lagi kasus yang mendera bank plat merah itu telah mencederai rasa nyaman bagi nasabah, sehingga kondisi itu memperparah kepercayaan masyarakat terhadap bank SulutGo.
“Jadi dengan adanya kasus pembobolan ATM di bank SulutGo Cabang Tahuna menambah deretan ketidak percayaan publik terhadap kredibilitas bank SulutGo, belum lagi soal pelayanan yang tidak maksimal membuat bank ini disoroti” pungkas Rompas.
Sebagai catatan, sebaiknya loket CS di perbanyak dan di pisahkan peruntukannya, CS yang melayani masyarakat dan CS yang melayani kepentingan pemerintah sehingga tidak terjadi antrian yang menguras waktu.
Sementara itu Kepala Cabang Bank SulutGo Tahuna, Andreas Damopolii , hanya memberi keterangan singkat bahwa salah satu CS merena telah mengajukan cuti, “CS kami telah mengajukan cuti” ungkapnya singkat. (Andy Gansalangi)






