Rote Ndao,Sulutnews.com — Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, resmi dilantik sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Rote Ndao masa bhakti 2025-2029.
Pelantikan pengurus KONI ini dilakukan langsung oleh Ketua Umum KONI Provinsi NTT, Josef A. Nae Soi, dalam sebuah upacara khidmat di Aula Rumah Jabatan Bupati, Jumat (11/4/2025).
Acara pelantikan ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan Susunan Pengurus KONI Kabupaten Rote Ndao, penandatanganan berita acara, serta penyerahan bendera KONI dari Ketua KONI Provinsi kepada Ketua KONI Kabupaten sebagai simbol pengalihan tanggung jawab dan komitmen.
Dalam sambutannya, Josef A. Nae Soi mengajak seluruh jajaran pengurus baru KONI Rote Ndao untuk bekerja sama membangun olahraga prestasi dan industri olahraga di tanah Nusa Fua Funi.
Ia menekankan bahwa sesuai amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, KONI memiliki peran strategis tidak hanya dalam membina prestasi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui olahraga.
> “Ketika ada even olahraga, akan hadir prestasi dan pergerakan ekonomi. Penonton datang, ada konsumsi, ada penginapan, semua sektor bergerak. Ini potensi besar jika dikelola profesional,” tutur Josef.
Ia pun berharap Kabupaten Rote Ndao dapat mengambil peran aktif dalam mendukung PON XXII tahun 2028 yang akan digelar di Provinsi NTT dan NTB.
“Kalau memungkinkan, saya berharap Rote Ndao bisa menjadi tuan rumah salah satu cabang olahraga dalam PON 2028,” imbuh mantan Wakil Gubernur NTT tersebut.
Sementara itu, Paulus Henuk dalam pidatonya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar pengisian jabatan, tetapi momen penting untuk menyalakan kembali obor semangat olahraga di seluruh penjuru Rote Ndao.
“Saya berdiri di sini tidak hanya sebagai Bupati, tetapi sebagai Ketua KONI yang memiliki komitmen kuat memajukan dunia olahraga di daerah ini,” tegas Paulus.
Ia menekankan bahwa olahraga adalah bagian integral dari pembangunan manusia dan daerah. Dengan 21 cabang olahraga aktif di Rote Ndao, Paulus menyadari potensi besar yang perlu dikelola dengan sungguh-sungguh.
Dalam arahannya, ia menyampaikan empat pesan kunci kepada pengurus KONI:
1. Bangkitkan Semangat Cabang Olahraga — Setiap cabor memiliki cerita, potensi, dan semangat yang harus dirawat dan dikembangkan.
2. KONI Sebagai Rumah Bersama — Bukan organisasi eksklusif, tetapi ruang kolaboratif bagi seluruh pecinta olahraga.
3. Berani Berinovasi— Menggabungkan olahraga dengan industri kreatif dan pariwisata, seperti lomba maraton alam, renang laut terbuka, atau festival olahraga rakyat.
4. Dukung PON XXII Tahun 2028 — Siap mengirimkan atlet terbaik dan menyukseskan penyelenggaraan PON di NTT, bahkan bersiap menjadi lokasi salah satu cabor.
“Rote Ndao tidak hanya harus dikenal lewat budaya dan pariwisata, tapi juga lewat prestasi olahraga yang membanggakan. Olahraga adalah katalis pembangunan,” pungkasnya.
Pelantikan ini menjadi tonggak awal kebangkitan olahraga Rote Ndao menuju panggung nasional dan internasional.
Reporter: Dance Henukh





