Bitung, Sulutnews.com— Memasuki hari pertama ibadah puasa ramadhan, Satlantas Polres Bitung menunjukkan sikapnya demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui kegiatan patroli subuh di sejumlah titik rawan di Kota Bitung.
Patroli ini dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Bitung, AKP Dwi Dea Anggraini, S.Tr.K., SIK., SH., MH menyasar lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya anak-anak dan remaja pada waktu menjelang pagi.
Sekitar pukul 07.30 WITA, petugas menemukan sekelompok anak-anak muda (AAM) berkumpul di ruas jalan jalur dua, mulai dari kawasan Klenteng hingga SMK Negeri 2 Bitung yang diduga hendak melakukan aksi balap liar (trek-trekan).
Tanpa kompromi namun tetap mengedepankan pendekatan humanis, petugas segera membubarkan kerumunan tersebut guna mencegah potensi kecelakaan lalu lintas serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam penertiban itu, sejumlah kendaraan roda dua yang tidak dilengkapi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) serta menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (knalpot brong) turut diamankan dan dibawa ke Polres Bitung untuk proses penindakan sesuai aturan yang berlaku.
Kasat Lantas Polres Bitung mengutarakan, patroli subuh akan terus dilaksanakan secara intens selama bulan Ramadan, mengingat meningkatnya aktivitas masyarakat pada waktu tersebut yang berpotensi dimanfaatkan untuk kegiatan negatif.
“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya, terutama pada waktu subuh.
Jangan sampai niat beribadah justru disalahgunakan untuk melakukan kegiatan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.
Ia menambahkan, aksi balap liar bukan sekadar pelanggaran lalu lintas, tetapi juga ancaman nyata terhadap keselamatan jiwa serta kenyamanan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah.
“Keselamatan adalah yang utama. Kami mengimbau para remaja agar mengisi waktu dengan kegiatan positif selama bulan Ramadan.
Mari bersama-sama kita ciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di Kota Bitung,” tambahnya.
Langkah tegas ini diharapkan tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk santun dan disiplin serta bertanggung jawab khususnya di kalangan generasi muda saat berkendara di jalan raya.
(Tzr)





