Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Papua · 22 Okt 2025 11:40 WITA ·

Pasca Operasi, Satgas Yonif 712/WT Bangun Harapan Baru Untuk Warga Soanggama Papua


Pasca Operasi, Satgas Yonif 712/WT Bangun Harapan Baru Untuk Warga Soanggama Papua Perbesar

Papua, Sulutnews.coom — Kemenangan bukan hanya diukur dari keberhasilan menaklukkan musuh, tetapi juga dari kemampuan membangun kembali kedamaian bagi rakyat. Itulah yang kini tergambar di Kampung Soanggama, Papua, setelah Operasi Pembebasan Soanggama di bawah Komando Operasi Habema Kogabwilhan III berhasil menuntaskan misi strategis memulihkan keamanan dan kedaulatan di wilayah tersebut.

Pasukan Satgas Rajawali II, Satgas Yonif 712/Wiratama, berhasil menguasai Markas Besar Kodap VIII/Soanggama, yang selama ini menjadi pusat aktivitas kelompok separatis bersenjata OPM. Keberhasilan ini menandai berakhirnya masa kelam bagi masyarakat Soanggama yang selama bertahun-tahun hidup dalam bayang-bayang ketakutan, tekanan, dan intimidasi. Kini, berkat ketegasan dan keberanian prajurit TNI, masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan dengan rasa aman dan penuh harapan di bawah naungan Merah Putih.

Pasca operasi, Satgas Yonif 712/Wiratama menunjukkan sisi humanis TNI. Para prajurit tidak berhenti pada tugas tempur semata, melainkan langsung berbaur dengan masyarakat, membantu warga menata kembali kampung mereka yang sempat ditinggalkan akibat konflik. Kegiatan gotong royong, komunikasi sosial, dan pelayanan kesehatan dilakukan secara serentak sebagai bukti nyata bahwa TNI tidak hanya hadir untuk menumpas ancaman, tetapi juga membangun kembali kepercayaan dan harapan rakyat Papua.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI hadir bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk melindungi dan membantu mereka bangkit. Papua adalah bagian dari Indonesia, dan rakyat Papua adalah saudara kami,” ungkap salah satu prajurit Yonif 712/Wiratama di sela kegiatan bersama warga. Keberhasilan operasi ini juga menjadi kebanggaan bagi Kodam XIII/Merdeka, yang turut menurunkan satuan andalannya, Yonif 712/WT, dalam operasi pembebasan ini. Profesionalisme, disiplin, dan dedikasi tinggi para prajurit menjadi kunci keberhasilan dalam mengembalikan situasi aman di Soanggama.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,055 kali

Baca Lainnya

Kreasi Hai Setala Karya Mira Sunarti, Sulam Benang yang Menjadi Peluang Usaha Kreatif

3 Mei 2026 - 23:18 WITA

Ketua Umum DePA-RI Penuhi Undangan Sebagai Pembicara di Markas Besar TNI AU

23 April 2026 - 22:50 WITA

Jaga Akses Jalan Dan Pertanian, Babinsa Koramil 1417-04/Lainea Laksanakan Penyemprotan Gulma Di Desa Pangan Jaya

15 April 2026 - 14:59 WITA

Dalam Rangka HUT Ke-80, Persit KCK Cabang XLVII Dim 1412/Kolaka Laksanakan Penanaman Mangrove Di Wilayah Kecamatan Watubangga

14 April 2026 - 23:57 WITA

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus Kunjungi Sangihe Perkuat Sinergi Wilayah Perbatasan

14 April 2026 - 23:51 WITA

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus Sambut Kedatangan Kepala BNPB RI di Bandara Sam Ratulangi Manado

3 April 2026 - 14:47 WITA

Trending di Manado