Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

NTT · 25 Mei 2025 15:41 WITA ·

Pantai Litianak: Surga Tersembunyi di Kabupaten Rote Ndao


Pantai Litianak: Surga Tersembunyi di Kabupaten Rote Ndao Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com – Pantai Litianak, sebuah destinasi wisata yang menawan, tersembunyi di Desa Holulai, Kecamatan Loaholu, Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Berjarak sekitar 24 kilometer dari kota Ba’a, pantai ini menawarkan pesona alam yang luar biasa, perpaduan keindahan mangrove dan hamparan pasir putih yang membentang luas. Nama “Litianak” sendiri menyimpan sejarah unik. Konon, nama tersebut berasal dari sebuah pohon di mana, pada masa lalu, jasad musuh atau korban perang digantung. Kedekatannya dengan pantai kemudian melambungkan nama Litianak hingga kini.

Kawasan Pantai Litianak didominasi oleh pohon mangrove jenis Soniratia yang rimbun, menutupi lahan seluas 2 hektar yang dilindungi. Bayangkan, berjalan di atas jembatan sepanjang 263 meter, dikelilingi oleh hijaunya mangrove dan semilir angin laut. Sesekali, Anda dapat beristirahat di salah satu dari tiga gazebo yang tersedia, menikmati pemandangan laut lepas yang memesona. Tiga menara pemantau pun berdiri kokoh, menawarkan sudut pandang berbeda untuk mengagumi keindahan Pantai Litianak.

Keindahan alamnya semakin lengkap dengan sentuhan pembangunan yang berkelanjutan. Sejak tahun 2019, dana sebesar Rp 459 juta telah dialokasikan untuk menata kawasan ini. Hasilnya, kini Pantai Litianak dilengkapi dengan gapura yang megah, pos tiket yang tertata rapi, dan toilet umum yang bersih dan nyaman. Tak hanya itu, upaya pelestarian dan pengembangan terus dilakukan. Bumdes Desa Holulai membangun empat lopo tradisional pada tahun 2019 dan 2020, menambah sentuhan kearifan lokal pada destinasi wisata ini. Sementara itu, Kementerian Desa RI dan PT Astra International turut berkontribusi dengan membangun warung kuliner dan warung UMKM pada tahun 2021.

Pantai Litianak bukan sekadar pantai biasa. Ia adalah perpaduan harmonis antara sejarah, keindahan alam, dan upaya pelestarian yang terpadu. Investasi dan kerja sama berbagai pihak telah berhasil mentransformasi Pantai Litianak dari sebuah situs bersejarah menjadi destinasi wisata yang menjanjikan, siap menyambut para pengunjung untuk menikmati pesona surga tersembunyi di Rote Ndao.

Reporter:Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,063 kali

Baca Lainnya

Resmi Albert Dano Dilantik Menjadi Kepala Sekolah SMA N 1 Lobalain, Bersama Ratusan Sesama Kepala Sekolah

25 Maret 2026 - 14:19 WITA

Selamat Hari Raya Nyepi dari Julie Sutrisno Laiskodat, B.B.A

19 Maret 2026 - 20:10 WITA

Anggota DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat Melakukan Penyerahan Bantuan Sembako Kepada Umat Muslim Di Kabupaten Sika

19 Maret 2026 - 19:58 WITA

Penipuan Data; Kepala Dinas dan Staf Dinas Sosial Rote Ndao Diduga Sementara Mena Ganti Nama Penerima PKH dan Sembako dengan Keluarga Staf Sendiri

18 Maret 2026 - 08:30 WITA

Penipuan Uang dengan Modus Menggadekan Motor, Fanus Koanak Mengaku Sudah Menjualnya Akibat Kalah Judi

17 Maret 2026 - 03:15 WITA

Menjelang Libur Idulfitri, Paket MBG Misterius Muncul di Rote Ndao: Hari Ini Tersalurkan Diam-diam, Kelurahan Metina Bisu

16 Maret 2026 - 11:14 WITA

Trending di News