Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Sulteng · 27 Mar 2024 21:49 WITA ·

Pangdam XIII/Mdk Dampingi Presiden Jokowi Resmikan Rehabilitasi Pelabuhan Wani dan Pantoloan Sulteng


Pangdam XIII/Mdk Dampingi Presiden Jokowi Resmikan Rehabilitasi Pelabuhan Wani dan Pantoloan Sulteng Perbesar

Palu,Sulutnews.com – Pangdam XIII/Mdk Mayjen TNI Candra Wijaya, mendampingi Presiden Joko Widodo meresmikan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pelabuhan Wani dan Pelabuhan Pantoloan di Kawasan Teluk Palu, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah. Rabu (27/3/2024)

Rekonstruksi ini merupakan respons terhadap kerusakan yang diakibatkan oleh gempa dan tsunami di tahun 2018 silam.

“Pelabuhan luluh lantak, berkat kegigihan kita semuanya alhamdulillah hari ini kita resmikan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pelabuhan di Kawasan Teluk Palu, yaitu pelabuhan Wani dan pelabuhan Pantoloan,” ujar Jokowi.

Proyek yang dibiayai oleh Asian Development Bank (ADB) sebesar Rp 233 miliar ini, bertujuan untuk mengembalikan fungsi pelabuhan yang terdampak bencana gempa dan tsunami, meningkatkan kapasitas layanan pelabuhan sebagai simpul aktivitas logistik dan meningkatkan konektivitas daerah, serta mendukung aktivitas ekonomi di provinsi Sulawesi Tengah.

Presiden Jokowi juga menyetujui rencana pengoperasian kapal Ro-Ro dari Sulawesi Tengah ke Kalimantan Timur, yang akan mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Saya setuju itu diadakan karena banyak bahan untuk pembangunan, utamanya batu-batuan, pasir itu berasal dari Sulawesi Tengah, mungkin hampir semuanya dari sini. Nilainya itu bukan hanya miliar, tetapi sudah triliun sehingga yang dibangun di Kalimantan Timur, yang senang Sulawesi Tengah,” jelasnya.

Presiden juga menegaskan pentingnya memperkuat fasilitas pelabuhan Indonesia agar dapat bersaing di tingkat internasional.

Menurutnya, pelabuhan harus diperkuat dengan standar pelayanan, standar manajemen, standar teknologi, dilengkapi dengan layanan logistik yang terintegrasi, serta terkoneksi dengan moda angkutan lainnya agar pelayanan makin cepat dan efisien.

“Kita perlu terus meningkatkan fasilitas pelabuhan, tidak boleh kalah dengan pelabuhan-pelabuhan di negara lain,” ucapnya.

Peresmian ini menandai langkah penting dalam pemulihan infrastruktur Sulawesi Tengah pasca bencana, meningkatkan konektivitas antar wilayah, sekaligus memberi dorongan signifikan bagi kecepatan dan efisiensi layanan logistik di Tanah Air. Selain itu, juga diharapkan dapat membawa dampak positif bagi kehidupan dan ekonomi masyarakat di kawasan tersebut.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan tersebut yaitu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura, Pj. Bupati Donggala Moh. Rifani, dan Country Director ADB Indonesia Jiro Tominaga.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,158 kali

Baca Lainnya

Kunjungi Marsalling Area Yon TP 915/Bitu’o, Pangdam XIII/Merdeka Tekankan Disiplin dan Jauhi Judi Online

16 Maret 2026 - 20:15 WITA

Pangdam XIII/Merdeka Sampaikan Selamat Satu Tahun Kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut

5 Maret 2026 - 23:08 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Distribusi LPG 3 Kg Sulteng Aman, Pasokan Ditingkatkan Hingga 125% Menghadapi Ramadan

1 Maret 2026 - 23:17 WITA

Irdam XIII/Merdeka Pimpin Upacara Bendera 17-an, Bacakan Amanat Kasad

18 Februari 2026 - 11:43 WITA

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Haji Malik Mahboob Ahmad: Musafir Pakistan yang Bawa Berkah ke Kupang dan Melanjutkan Perjalanan ke Australia

6 Februari 2026 - 11:09 WITA

Trending di Adat Budaya