Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Sulteng · 4 Jun 2024 18:56 WITA ·

Orang Tua Terlilit Kasus Hukum, PWI Sulteng Salurkan Donasi Kepada Tiga Orang Anaknya


Orang Tua Terlilit Kasus Hukum, PWI Sulteng Salurkan Donasi Kepada Tiga Orang Anaknya Perbesar

Palu,Sulutnews.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tengah melalui PWI Peduli menyalurkan donasi sosial kepada tiga orang anak yang orangtuanya terlilit kasus hukum di salah satu kabupaten di Sulteng.

Anak-anak tersebut antara lain R (6), A (7), R (16) dilarikan ke RSUD Undata karena kondisi kesehatannya terganggu. Disana, mereka dijaga oleh kakaknya F (20).

Tim PWI Peduli mengunjungi langsung anak-anak itu di RS undata, Jalan RE Martadinata, Kota Palu, Selasa (4/6/2024). Dalam penyaluran donasi sosial itu, Direktur RSUD Undata Palu, dr. Herry Mulyadi turut membersamai PWI Peduli dalam menyalurkan bantuan itu.

“Ini kami ada bantuan, semoga sedikit membantu hasil donasi dari kawan-kawan PWI. Jangan lihat nilainya, semoga dapat memberikan manfaat,” kata Sekretaris Umum PWI Sulteng, Temu Sutrisno saat menyerahkan donasi itu kepada F.

Usai melakukan penyerahan donasi itu, PWI Peduli langsung bertolak ke kantor Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) Perwakilan Sulteng untuk melakukan audiensi tentang kondisi anak-anak itu.

 

“Kita kesampingkan soal kasus hukum orangtuanya. Kita coba melihat sisi kemanusiaannya, dimana anak-anak ini perlu mendapatkan perhatian dari semua pihak,” kata Wakil Ketua Bidang Hukum PWI Sulteng, Udin Salim.

Direktur RSUD Undata Palu, dr Herry Mulyadi, mengatakan, pihaknya akan berusaha maksimal mendampingi ketiga anak itu selama dilakukan perawatan di RSUD Undata Palu, dari aspek perawatan hingga ke psikologis. dr Herry mengaku turut prihatin dan mengajak semua pihak untuk membantu mencari solusi atas kondisi yang dialami anak-anak itu.

“Kami berupaya memberikan untuk perlakuan khusus, kalau ada ruangan khusus yang lebih bagus kita akan pindahkan. Saya juga mengajak kepada pihak-pihak lain untuk bergerak, ini masalah kemanusiaan. Kita bisa lihat apa akar permasalahannya, ini tiga orang, bisa saja tertekan secara psikologis,” katanya.(*/Erni)

Artikel ini telah dibaca 1,247 kali

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Distribusi LPG 3 Kg Sulteng Aman, Pasokan Ditingkatkan Hingga 125% Menghadapi Ramadan

1 Maret 2026 - 23:17 WITA

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Haji Malik Mahboob Ahmad: Musafir Pakistan yang Bawa Berkah ke Kupang dan Melanjutkan Perjalanan ke Australia

6 Februari 2026 - 11:09 WITA

Yusuf L Henuk Klaim Kalahkan Prof. Muryanto Amin dalam Perjuangan 3 Tahun Lebih

6 Februari 2026 - 08:08 WITA

GUGATAN SENGKETA TUN KE PTUN MEDAN – PROF. YLH LIBATKAN BPASN DAN REKTOR USU!

31 Januari 2026 - 19:49 WITA

Hanya Tuhan Yang Tau Kasus MBG di Ba’a: Anak-anak Tak Dapat Makan sudah Lima Bulan, Anggaran Ada – Perlu Klarifikasi dari Pengelola Dapur Metina

27 Januari 2026 - 08:08 WITA

Trending di Adat Budaya