Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Papua · 12 Jun 2024 22:21 WITA ·

OPM Langgar Ham Tembak Warga Sipil Tidak Bersenjata dan Tidak Berdosa, Apkam Gabungan Berhasil Evakuasi Jenazah Korban


OPM Langgar Ham Tembak Warga Sipil Tidak Bersenjata dan Tidak Berdosa, Apkam Gabungan Berhasil Evakuasi Jenazah Korban Perbesar

Papua,Sulutnews.com – Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali melakukan aksi yang meresahkan masyarakat dengan tindakan pembunuhan terhadap warga sipil yang tidak bersenjata dan tidak berdosa. OPM yang beroperasi di wilayah Kabupaten Intan Jaya, Paniai dan Puncak, yakni kelompok Undius Kogoya sebagai pelakunya.

Sekitar pukul 14.15 WIT bertempat di sekitar Sekolah YPPGI Kepas Kopo, Distrik Paniai Timur, Kab. Paniai, Prov. Papua Tengah, pada Selasa (11/6/2024), telah terjadi aksi penembakan terhadap seorang warga sipil bernama Rusli. Aksi biadab OPM tidak berhenti dipenembakan saja, namun dilanjutkan dengan pembakaran kendaraan dimana almarhum Rusli berada di dalamnya,

Almarhum Rusli merupakan warga sipil pendatang berusia 40 tahun dengan status kawin dan berasal dari Makassar Sulawesi Selatan. Akibat penembakan dan pembakaran kendaraan oleh OPM yang diperkirakan berjumlah 10 orang, almarhum langsung meninggal dunia di tempat.

Menindaklanjuti situasi yang terjadi, Aparat Keamanan (Apkam) gabungan dengan sigap bergerak cepat menuju lokasi kejadian guna melaksanakan evakuasi jenazah korban. Dengan gerakan taktis militer yang terencana dan terkoordinir, Apkam gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi jenazah almarhum ke RSUD Madi.

Dalam proses evakuasi jenazah, Apkam gabungan sempat menghadapi aksi gangguan tembakan senjata dari OPM kelompok Undius Kogoya serta harus melalui jalan yang terputus, namun Apkam terus menerobos maju dan membuat OPM melarikan diri hingga akhirnya dapat mengevakuasi jenazah almarhum Rusli. (*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,465 kali

Baca Lainnya

Irdam XIII/Merdeka Pimpin Upacara Bendera 17-an, Bacakan Amanat Kasad

18 Februari 2026 - 11:43 WITA

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Haji Malik Mahboob Ahmad: Musafir Pakistan yang Bawa Berkah ke Kupang dan Melanjutkan Perjalanan ke Australia

6 Februari 2026 - 11:09 WITA

Yusuf L Henuk Klaim Kalahkan Prof. Muryanto Amin dalam Perjuangan 3 Tahun Lebih

6 Februari 2026 - 08:08 WITA

Waooh Proses Tender Pinjam Bendera di Rote Ndao: Perhatian Serius

3 Februari 2026 - 20:52 WITA

Tingkatkan Peran Masyarakat, Propam Bagikan Brosur Barcode Aduan

2 Februari 2026 - 11:36 WITA

Trending di Bali